Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Semangat transformasi digital dan penguatan tata
kelola madrasah mewarnai Rapat Kerja MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2026/2027
yang mengusung tema "Satukan Hati, Teguhkan Tekad, Wujudkan Madrasah Maju,
Bermutu, Mendunia." Kegiatan yang berlangsung di Merapi Glamping,
Kaliurang, Sleman, pada Senin (29/6/2026) tersebut menjadi momentum peluncuran
SIJIMAT (Sistem Informasi Perizinan Anak dan Tracer Alumni), sebuah inovasi
digital yang mengintegrasikan layanan perizinan peserta didik dengan sistem
pelacakan alumni dalam satu platform.
SIJIMAT
sendiri besutan alumni inspiratif, Muhammad Oriza Nurfajri, S.Kom, M.IT.,
yang kini berkiprah sebagai dosen dan peneliti Ilmu Komputer di Universitas
Gadjah Mada, serta CEO dan pendiri Sheen Studio Indonesia Development Teams.
Peluncuran
SIJIMAT dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor
Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Sidik Pramono, S.Ag.,
M.SI., bersama jajaran pimpinan MAN 2 Yogyakarta. Inovasi ini menjadi bagian
dari komitmen madrasah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat,
transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat hubungan
kelembagaan dengan para alumninya.
Dalam
sambutannya, Sidik Pramono menegaskan bahwa transformasi digital merupakan
kebutuhan mendasar bagi lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan
kepada masyarakat. Menurutnya, integrasi pelayanan digital akan memangkas
birokrasi, mempercepat proses administrasi, meningkatkan akurasi data, serta
memberikan kemudahan akses bagi peserta didik, orang tua, guru, dan tenaga
kependidikan.
"Madrasah
harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan
nilai-nilai keislaman. Inovasi digital menjadi bagian penting dalam membangun
tata kelola yang efektif, efisien, dan profesional," ujarnya.
Melalui
SIJIMAT, proses pengajuan perizinan peserta didik yang sebelumnya dilakukan
secara manual kini dapat dilaksanakan secara daring dengan sistem yang
terdokumentasi, mudah dipantau, serta memiliki rekam data yang lebih akurat. Di
sisi lain, fitur Tracer Alumni menjadi instrumen strategis untuk memetakan
rekam jejak lulusan, mulai dari pendidikan lanjutan, dunia kerja,
kewirausahaan, hingga kiprah alumni dalam kehidupan bermasyarakat.
Keberadaan
data alumni yang terintegrasi memiliki nilai strategis bagi pengembangan mutu
pendidikan. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam
menyusun kurikulum yang relevan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan,
memperkuat jejaring dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri,
maupun berbagai lembaga mitra.
Alumni
juga merupakan aset berharga bagi kemajuan madrasah. Keberhasilan mereka di
berbagai bidang menjadi indikator keberhasilan proses pendidikan sekaligus
sumber inspirasi bagi peserta didik. Melalui jejaring alumni yang kuat,
madrasah dapat membangun kolaborasi dalam bentuk pembinaan karier, program
beasiswa, pendampingan siswa, hingga penguatan kemitraan yang berkelanjutan.
"Madrasah
yang hebat bukan hanya mampu mencetak lulusan yang sukses, tetapi juga mampu
menjaga ikatan yang kuat dengan alumninya. Ketika alumni tetap peduli terhadap
almamater, maka mereka akan menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan
madrasah," kata Sidik Pramono.
Tema
"Satukan Hati, Teguhkan Tekad, Wujudkan Madrasah Maju, Bermutu,
Mendunia" menjadi semangat bersama seluruh sivitas akademika MAN 2
Yogyakarta dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan
berorientasi pada pelayanan prima. Kebersamaan seluruh warga madrasah diyakini
menjadi modal utama untuk menghadirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab
tantangan pendidikan di era digital.
Hartiningsih,
S.Pd, M.Pd, Kepala MAN 2 Yogyakarta didampingi Ketua Alumni Mandaya, Dyah
Estuti Tri Hartini, S.Pd, menyampaikan bahwa peluncuran SIJIMAT merupakan
langkah nyata dalam mendukung reformasi birokrasi, memperkuat budaya pelayanan,
sekaligus mewujudkan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan administrasi,
memperkuat basis data kelembagaan, serta membangun komunikasi yang
berkesinambungan dengan para alumni.
Peluncuran
SIJIMAT mendapat apresiasi dari seluruh peserta rapat kerja sebagai tonggak
baru transformasi digital di MAN 2 Yogyakarta. Kehadiran platform tersebut
diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan internal, tetapi juga
mempererat sinergi antara madrasah dengan ribuan alumninya yang telah berkiprah
di berbagai perguruan tinggi, instansi pemerintah, dunia usaha, dunia industri,
maupun berbagai sektor pengabdian kepada masyarakat.
Dengan lahirnya SIJIMAT, MAN 2 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, orang tua, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta alumni. Semangat "Satukan Hati, Teguhkan Tekad, Wujudkan Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia" menjadi fondasi untuk terus melahirkan layanan pendidikan yang unggul, berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. (pusp)
Berikan Komentar