Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian, Takmir Masjid MH MAN 2 Yogyakarta, Wakid Wagiyanto, S.Si., memasang kotak infaq–shodaqoh di dekat mesin face finger. Program yang diberi nama “Tabungan Surgaku” ini mengajak seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk menyisihkan sebagian rezeki demi kemaslahatan bersama. Kotak infaq ini akan dibuka setiap hari Jumat, dan hasilnya dikelola secara amanah serta transparan.
Dana
yang terkumpul akan digunakan untuk berbagai keperluan masjid, seperti biaya
tenaga kebersihan, pembelian sarana kebersihan dan parfum karpet, penyediaan
sarung, mukena, dan peci, hingga sumbangan konsumsi peringatan Hari Besar Islam
(HBI). Selain itu, dana juga akan mendukung pelatihan seperti khotib, dai, dan
MC; santunan sosial bagi siswa atau orang tua siswa yang meninggal; tambahan
pembelian hewan qurban; serta tali kasih untuk tenaga kebersihan.
Kepala
MAN 2 Yogyakarta menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. “Program
Tabungan Surgaku bukan sekadar mengajak berbagi, tetapi juga menguatkan rasa
kepedulian dan persaudaraan di antara keluarga besar madrasah. Semoga menjadi
ladang pahala yang mengalir terus menerus, sekaligus memperindah Masjid MH
sebagai pusat ibadah dan pembinaan karakter islami,” ujarnya penuh harap.
Takmir
Masjid MH menegaskan komitmen untuk memberikan laporan keuangan setiap bulan
sebagai bentuk akuntabilitas. “Jazakumullahu khairan katsiran kepada bapak ibu
GTK yang berkenan berpartisipasi. Semoga menjadi amal jariyah yang mengalir
tanpa henti,” ungkap Wakid Wagiyanto, S.Si. Program ini diharapkan menjadi
pengikat ukhuwah dan pemantik semangat berbagi di lingkungan
MAN 2 Yogyakarta. (pusp)
Berikan Komentar