Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan siswa-siswi MAN 2 Yogyakarta dalam Karnaval Pelajar Kota Yogyakarta. Rabu, (30/9/2026) mengusung tema “Ekoteologi: Menyatukan Iman dan Lingkungan dalam Tindakan Nyata”, MAN 2 Yogyakarta melibatkan sekitar 100 peserta yang terdiri atas siswa dan pendamping. Rangkaian karnaval dimulai dari Parkir Ngabean, Kota Yogyakarta, dengan para peserta tampil penuh semangat dan antusias.
Hal menarik dari penampilan MAN 2 Yogyakarta adalah penggunaan kostum dan berbagai perlengkapan berbahan barang bekas yang disesuaikan dengan tema ekoteologi. Kreativitas tersebut menjadi bentuk edukasi tentang pentingnya menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari. Barang yang sudah tidak terpakai diolah kembali menjadi sesuatu yang kreatif dan bernilai.
Tema ekoteologi yang diusung mengandung pesan bahwa nilai-nilai keimanan memiliki keterkaitan erat dengan kepedulian terhadap alam. Manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan lingkungan secara bijaksana sebagai bentuk rasa syukur terhadap ciptaan Tuhan. Keikutsertaan dalam karnaval juga menjadi pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengembangkan kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui keikutsertaan dalam Karnaval Pelajar Kota Yogyakarta, MAN 2 Yogyakarta tidak hanya menampilkan kreativitas siswa, tetapi juga menyampaikan pesan pendidikan kepada masyarakat. Melalui tema “Ekoteologi: Menyatukan Iman dan Lingkungan dalam Tindakan Nyata,” siswa diajak untuk menerjemahkan kepedulian terhadap lingkungan ke dalam tindakan nyata. Pesan yang dibawa sederhana namun bermakna, bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. (eni)