Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) - MAN 2 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam
mencetak generasi unggul melalui pelaksanaan Mandaya Champions Camp (MCC), pada
Senin (11/05/2026) di aula hotel Griya Persada Kaliurang. Sebuah program
karantina dan penguatan mental bagi peserta didik berprestasi yang
diproyeksikan menjadi delegasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten
hingga nasional serta berbagai ajang talenta prestasi lainnya.
Kegiatan
ini diselenggarakan sebagai upaya menyatukan energi, strategi, dan semangat
juang seluruh peserta didik terbaik MAN 2 Yogyakarta agar mampu tampil
kompetitif di bidang akademik, riset, olahraga, seni budaya, maupun keagamaan.
Sebanyak 103 peserta terpilih mengikuti MCC berdasarkan seleksi ketat oleh para
pembimbing dengan kriteria pernah menorehkan prestasi di berbagai bidang.
Kepala
MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa
peserta yang hadir merupakan siswa-siswi pilihan dengan mental juara yang telah
teruji. Berbagai capaian prestasi sebelumnya menjadi bukti nyata, 393 dalam
rentang 1 tahun, tiada hari tanpa prestasi, 1 tahun 365 hari. Prestasi terbaru,
raihan riset sabet medali emas ajang UNY hingga keberhasilan cabang olahraga
yang membawa pulang 27 medali dalam POPDA 2026 serta sederet prestasi lain di
tingkat regional, nasional bahkan internasional.
“Yang
hadir di sini adalah putra-putri terbaik di antara yang terbaik. Prestasi yang
diraih bukan datang secara instan, melainkan hasil kerja keras, doa yang tidak
terputus, dan dukungan luar biasa dari banyak pihak,” ungkapnya.
Lebih
lanjut dijelaskan bahwa Mandaya Champions Camp bukan sekadar kegiatan berkumpul
biasa, melainkan kawah candradimuka pembentukan mental juara.
Selama empat hari pelaksanaan, termasuk dua hari kegiatan terpusat di Mandaya,
para peserta akan digembleng untuk membangun daya juang, sportivitas,
kedisiplinan, dan ketangguhan mental.
Peserta
juga diingatkan untuk memegang teguh nilai-nilai utama selama mengikuti
kegiatan, di antaranya disiplin tanpa rasa malas dan tanpa banyak alasan,
memiliki semangat belajar tinggi serta pantang menyerah baik secara fisik
maupun mental, menjaga akhlaqul karimah, sopan santun, dan nama baik madrasah.
Semangat kebersamaan turut ditekankan melalui slogan “One Team, One Dream,
Mandaya Champions Camp 2026,” sebagai simbol persatuan dalam meraih prestasi
bersama.
Dalam
kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan motivasi dan strategi kompetisi
dari alumni peraih OSN nasional, Muhammad Newton Alfa Nabil, yang berbagi
pengalaman dan trik sukses hingga mampu mencapai titik prestasi tertinggi.
Kehadiran alumni inspiratif ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para
peserta untuk terus berjuang dan percaya diri menghadapi kompetisi.
Selain
penguatan akademik dan mental juara, MCC juga menghadirkan pemantapan materi
moderasi beragama yang disampaikan oleh narasumber dari Kepala Bidang
Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, H. Sidik Pramono, S.Ag, M.Si. Materi tersebut diberikan sebagai bekal
pembentukan karakter peserta didik agar tetap berintegritas, berbudaya, dan
menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap langkah prestasi yang
diraih.
Tagline
“Ukir Prasasti dengan Prestasi, “ dan “Mandaya Berdaya” turut digaungkan
sepanjang kegiatan sebagai refleksi visi madrasah dalam membentuk generasi yang
berdaya saing, berintegritas, dan berbudaya. Melalui MCC, MAN 2 Yogyakarta
berharap lahir lebih banyak delegasi unggul yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tetapi juga matang secara mental, spiritual, dan karakter untuk
membawa nama madrasah menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional
maupun internasional. (pusp)
Berikan Komentar