Masuk Dunia Broadcasting, Murid Kelas XI D MAN 2 Yogyakarta Sukses Produksi Konten PMB Amikom

Foto saat murid kelas XI D praktik kerja di AMIKOM

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Murid kelas XI D MAN 2 Yogyakarta yang tengah menjalani Praktik Kerja Industri (Prakerin) di Universitas Amikom Yogyakarta berhasil menunjukkan kompetensinya di dunia broadcasting modern. Kamis (02/07/2026), mereka tidak hanya mengikuti kegiatan observasi, tetapi juga dipercaya menjadi bagian dari tim kreatif dalam memproduksi konten promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Amikom Yogyakarta. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para murid untuk merasakan langsung proses kerja di industri kreatif berbasis media digital.

Selama menjalani program prakerin, para murid terlibat aktif dalam setiap tahapan produksi konten. Mereka memulai proses dengan melakukan brainstorming untuk menggali ide, kemudian menyusun naskah (scriptwriting), melakukan pengambilan gambar (shooting), hingga menyelesaikan tahap penyuntingan video (editing). Seluruh rangkaian pekerjaan tersebut dikerjakan secara kolaboratif dengan pendampingan dari tim profesional Universitas Amikom Yogyakarta sehingga memberikan pengalaman kerja yang autentik.

Melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi, para murid memperoleh wawasan baru mengenai standar kerja di industri penyiaran dan media digital. Mereka belajar tentang pentingnya kreativitas, komunikasi, manajemen waktu, serta kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan sebuah proyek. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi bekal yang sangat berharga untuk mengembangkan kompetensi vokasional dan keterampilan abad ke-21.

Hasil karya kolaboratif murid MAN 2 Yogyakarta pun berhasil dipublikasikan secara resmi melalui akun Instagram PMB Universitas Amikom Yogyakarta, @pmbamikom. Publikasi tersebut menjadi bukti bahwa hasil karya para murid memiliki kualitas yang sesuai dengan standar promosi digital yang diterapkan oleh salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Yogyakarta. Kepercayaan yang diberikan juga menunjukkan bahwa kreativitas dan kemampuan teknis murid madrasah mampu bersaing di dunia industri kreatif.(des)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp