Membalas Kejahatan dengan Kebaikan, Alea Tamam Zamnuri Petik Pesan Moral dari Novel 1001 Malam di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Alea Tamam Zamnuri Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Setiap cerita menyimpan pelajaran kehidupan. Melalui program CALITA (Baca Balik Cerita), Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus mengajak siswa menggali nilai-nilai moral dari buku yang dibaca. Kali ini, Alea Tamam Zamnuri, siswa kelas X-G, membagikan ulasannya tentang novel 1001 Malam karya Gamal Kamandoko pada Selasa (20/10/2026), pukul 10.00 WIB, bertempat di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan bersama Pustakawan Nuryanti A.Md.

Dalam ulasannya, Alea menceritakan kisah seorang raja dan ratu yang memiliki kekuatan. Konflik bermula ketika sang ratu mengkhianati raja. Raja kemudian menyakiti ratu dan ajudannya hingga memicu dendam yang membuat sang ratu membalas dengan menyakiti raja. Di tengah konflik tersebut, raja akhirnya mendapatkan pertolongan dari seseorang yang berhati baik.

Menurut Alea, cerita tersebut mengajarkan pentingnya membalas keburukan dengan kebaikan, bukan dengan tindakan serupa yang justru dapat memperpanjang konflik.

“Pesan moral yang saya dapatkan dari cerita ini adalah jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebaiknya, kita membalas keburukan dengan kebaikan agar kebaikan juga kembali kepada diri kita,” ungkap Alea.

Nuryanti, A.Md., Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, mengapresiasi ulasan Alea yang mengangkat nilai moral tentang pentingnya mengendalikan diri dan tidak terjebak dalam lingkaran dendam. Menurutnya, cerita dalam 1001 Malam dapat menjadi pengingat bagi siswa bahwa setiap persoalan perlu dihadapi dengan kebijaksanaan.

“Saya senang ketika siswa mampu menemukan pesan moral dari sebuah cerita, bukan sekadar mengingat alur dan tokohnya. Kisah ini mengajarkan bahwa membalas keburukan dengan keburukan hanya akan memperpanjang masalah. Sebaliknya, memilih berbuat baik membutuhkan hati yang lapang dan kedewasaan dalam bersikap,” tutur Nuryanti.

Ia berharap kegiatan ulasan buku melalui CALITA dapat membantu siswa menghubungkan nilai-nilai dalam bacaan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, membaca tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.

Melalui ulasan ini, Alea mengajak pembaca memahami bahwa kemenangan sejati bukanlah ketika kita berhasil membalas rasa sakit, melainkan ketika kita mampu memilih kebaikan meskipun pernah diperlakukan buruk.

Program CALITA di MAN 2 Yogyakarta menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan budaya literasi sekaligus belajar mengambil hikmah dari setiap bacaan. Melalui kegiatan membaca, mengulas, dan berbagi cerita, perpustakaan hadir sebagai ruang tumbuhnya wawasan, karakter, dan inspirasi. (nur)

 

 


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp