Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Upaya MAN 2 Yogyakarta dalam membangun madrasah unggul tidak hanya diarahkan pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter spiritual dan kepedulian lingkungan. Melalui berbagai program kebersihan, pemilahan sampah, bank sampah, serta gerakan hidup bersih dan sehat, MAN 2 Yogyakarta secara konsisten menanamkan nilai ekoteologi sebagai bagian dari pendidikan karakter peserta didik.
Ekoteologi dipahami sebagai kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab keimanan. Di MAN 2 Yogyakarta, nilai ini diwujudkan melalui pembiasaan nyata, merawat lingkungan madrasah, mengelola sampah dengan bijak, serta menumbuhkan rasa hormat terhadap alam sebagai ciptaan Tuhan. Dengan demikian, praktik keagamaan tidak berhenti pada aspek ritual, tetapi menjelma menjadi sikap hidup yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan ekoteologi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi masa depan. Menurutnya, peserta didik perlu dibekali pemahaman bahwa manusia adalah khalifah di bumi yang memiliki amanah untuk menjaga keseimbangan alam. “Merawat lingkungan adalah bagian dari ibadah. Ketika anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, memilah sampah, dan mencintai alam, di situlah nilai keimanan tumbuh secara nyata,” ungkap Hartiningsih.
Hartiningsih berharap, penguatan karakter ekoteologi di MAN 2 Yogyakarta dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka secara sosial dan ekologis. Ia menekankan pentingnya keteladanan seluruh warga madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan pimpinan, dalam menampilkan perilaku ramah lingkungan yang konsisten.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap nilai-nilai ekoteologi yang ditanamkan di lingkungan madrasah dapat terbawa hingga ke rumah dan masyarakat. “Madrasah harus menjadi pusat perubahan. Dari sini, lahir generasi yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian bumi,” tambahnya.
Dengan membangun karakter ekoteologi, MAN 2 Yogyakarta meneguhkan perannya sebagai madrasah yang memadukan iman, ilmu, dan kepedulian lingkungan. Dari ruang kelas hingga lingkungan madrasah, tumbuh kesadaran bahwa mencintai alam adalah bagian dari mencintai Sang Pencipta, sebuah fondasi penting untuk masa depan yang berkelanjutan. (pusp)
Berikan Komentar