Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Aroma bukan sekadar jejak wangi yang tertinggal, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk menuju misteri, petualangan, dan rahasia kehidupan. Imajinasi itulah yang mengemuka dalam novel Aroma Karsa karya Dewi Lestari, yang menjadi bahan ulasan literasi Qishira Aliya Azzahra, siswi kelas XIIH MAN 2 Yogyakarta.
Melalui program
Baca Balik Cerita (Calita), Qishira membagikan pengalaman membacanya pada Kamis
(8/10/2026) pukul 16.00 WIB di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta bersama Pustakawan
Nuryanti A. Md.
Novel Aroma Karsa
mengisahkan perburuan tanaman misterius berkekuatan magis yang konon mampu
memengaruhi kehendak manusia melalui aromanya. Cerita berkembang melalui
ekspedisi berbahaya ke pedalaman gunung mistis yang melibatkan sosok dengan
kemampuan penciuman luar biasa untuk menemukan bunga tersebut. Dewi Lestari meramu
petualangan ini dengan memadukan dunia industri parfum modern dan mitologi kuno
Nusantara.
Bagi Qishira,
cerita tersebut menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus
menyampaikan pelajaran berharga tentang kegigihan.
“Kalau kita menginginkan
sesuatu, kita harus gigih berusaha untuk mencapainya dan tidak mudah menyerah,”
ungkap Qishira saat menyampaikan pesan moral dari novel yang dibacanya.
Pustakawan MAN 2
Yogyakarta, Nuryanti A.Md, mengapresiasi pilihan bacaan Qishira yang mempertemukan
imajinasi, budaya Nusantara, dan nilai kehidupan. Menurutnya, kegiatan meriview
buku menjadi kesempatan bagi siswa untuk tidak hanya menikmati cerita, tetapi
juga menggali makna dan membagikan pemikiran kepada orang lain.
“Melalui Calita kami
ingin membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Siswa tidak berhenti
setelah menuntaskan buku, tetapi juga belajar merefleksikan isi bacaan,
menemukan pesan positif, dan menginspirasi teman-temannya,” tutur Nuryanti.
Program Baca Balik
Cerita (Calita) menjadi salah satu upaya Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta dalam
menghidupkan budaya literasi melalui kegiatan membaca, mengulas, dan berbagi
cerita. Dari setiap buku yang dibaca, siswa diajak menemukan pengetahuan,
memperluas imajinasi, serta memetik nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari. (nur)