Menembus Batas Ilmu Bumi, Siswa MAN 2 Yogyakarta Ditempa Menuju OSN Nasional

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat riset dan inovasi terus ditumbuhkan di lingkungan pendidikan. Pada Senin, 4 Mei 2026, MAN 2 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui kegiatan Bimbingan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kebumian yang digelar di Ruang LBCI Bawah.

Kegiatan ini diikuti oleh lima siswa terpilih yang dipercaya mewakili madrasah dalam bidang Kebumian, salah satu cabang bergengsi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Program bimbingan dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin dan Jumat sebagai bagian dari pembinaan intensif menuju kompetisi tingkat nasional.

Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya diajak mempelajari teori, tetapi juga dilatih melalui metode drilling soal-soal OSN tahun sebelumnya. Materi yang dibahas meliputi berbagai cabang ilmu kebumian seperti geologi, oseanografi, meteorologi, hingga sains keplanetan. Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman konsep sekaligus meningkatkan ketangkasan siswa dalam menghadapi variasi soal yang kompleks.

Menurut Heri Jatmiko, S.Pd., selaku pembimbing, metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan siswa. “Dengan model drilling soal OSN Kebumian diharapkan anak-anak terbiasa menghadapi variasi soal kebumian serta mempercepat waktu pengerjaan,” ujarnya.

Latar belakang kegiatan ini tidak terlepas dari peran OSN sebagai ajang pengembangan talenta di bidang riset dan inovasi. Tahun ini, MAN 2 Yogyakarta mengirimkan perwakilan di sembilan cabang lomba, termasuk Kebumian yang dikenal memiliki tingkat analisis tinggi dan menuntut pemahaman lintas disiplin.

Keunikan bidang Kebumian terletak pada perpaduan antara sains teoritis dan pengamatan lapangan. Siswa dituntut tidak sekadar menghafal konsep, tetapi juga mampu menganalisis fenomena alam secara mendalam dan kontekstual. Hal ini menjadikan pembinaan OSN Kebumian sebagai ruang belajar yang menantang sekaligus inspiratif.

Melalui program bimbingan ini, MAN 2 Yogyakarta tidak hanya mempersiapkan siswa untuk berkompetisi, tetapi juga menanamkan pola pikir ilmiah, ketekunan, dan daya juang tinggi. Harapannya, para peserta mampu menorehkan prestasi sekaligus menjadi generasi muda yang berkontribusi dalam memahami dan menjaga bumi di masa depan. (Heri Jatmiko)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp