Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) Suasana pagi di MAN 2 Yogyakarta terasa berbeda setiap Selasa, Rabu, dan Kamis. Sebelum pembelajaran dimulai, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari ruang-ruang kelas, menghadirkan ketenangan sekaligus semangat baru bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan tadarus Al-Qur’an ini merupakan program rutin yang dilaksanakan pada awal jam pembelajaran. Dipimpin oleh salah satu siswa, CM Muhammad Hanif, kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dan guru di setiap kelas.
Program ini bertujuan untuk membiasakan siswa membaca Al-Qur’an secara istiqamah sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih 15–20 menit sebelum pelajaran dimulai, sehingga tidak mengganggu waktu pembelajaran inti.
Setiap pagi, siswa tampak antusias mengikuti tadarus. Dengan mushaf di tangan, mereka membaca ayat demi ayat secara bersama-sama dengan dipandu oleh Hanif melalui pengeras suara. Suasana menjadi khusyuk, namun tetap hangat dengan kebersamaan yang terasa di setiap kelas.
Salah satu guru menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Tadarus ini bukan hanya rutinitas, tetapi juga sarana membentuk karakter siswa agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. Kami melihat dampaknya, siswa menjadi lebih tenang dan fokus dalam belajar,” ujarnya.
Sementara itu, CM Muhammad Hanif sebagai pemimpin tadarus mengaku merasa bangga dan termotivasi. “Saya senang bisa dipercaya memimpin teman-teman. Semoga kegiatan ini bisa terus berjalan dan memberi manfaat untuk kita semua,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi momen refleksi bagi siswa sebelum memulai aktivitas belajar. Tidak sedikit siswa yang mengaku merasa lebih siap dan bersemangat setelah mengikuti tadarus pagi.
Dengan adanya program tadarus Al-Qur’an rutin ini, MAN 2 Yogyakarta tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter religius siswa. Harapannya, kebiasaan baik ini dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya madrasah yang menginspirasi.
Berikan Komentar