Menguatkan Iman, Mengokohkan Prestasi: Jalur Langit MAN 2 Yogyakarta Awali Langkah 2026

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta)  – Mengawali semester genap tahun pelajaran 2025/2026, MAN 2 Yogyakarta menggelar kegiatan Jalur Langit Dhuha dan Doa Bersama sebagai ikhtiar spiritual sekaligus refleksi bersama seluruh warga madrasah. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan batin, penyatuan niat, serta penguatan komitmen untuk melangkah lebih kokoh menyongsong tantangan tahun 2026. Kegiatan digelar pada Jumat (02/01/2025) di masjid lantai 1.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa setiap tantangan yang dihadapi madrasah harus dijadikan sebagai ikatan kebersamaan. Menurutnya, tahun 2026 harus disongsong dengan semangat soliditas dan kolaborasi seluruh elemen madrasah guna mewujudkan visi dan misi bersama.

“Pada tahun 2025, MAN 2 Yogyakarta berhasil menorehkan 414 prestasi, angka cantik, bahkan rata-rata lebih dari satu prestasi setiap hari. Ini adalah capaian luar biasa. Tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan, tetapi bagaimana prestasi itu bisa terus meningkat. Kuncinya adalah kolaborasi dan melangkah bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh warga madrasah melakukan refleksi dan evaluasi. Menurutnya, di tengah posisi madrasah yang berada di jantung kota, kepercayaan orang tua dan masyarakat yang menitipkan putra-putrinya dengan harapan tinggi harus dijaga dengan tanggung jawab penuh. Hal itu dibuktikan dengan capaian 205 peserta didik yang berhasil lolos ke perguruan tinggi, sebagai buah dari proses pendidikan yang konsisten dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala MAN 2 Yogyakarta menekankan pentingnya penguatan aspek keagamaan dan karakter. Muatan religius harus terus diperkuat agar terbentuk pribadi peserta didik yang berakhlakul karimah. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan menjadi role model nyata, mulai dari kepedulian terhadap lingkungan, tutur kata yang santun, sikap ramah, hingga keteladanan dalam ibadah.

“Anak-anak merasa menjadi manusia seutuhnya ketika disapa dengan hangat oleh guru dan tenaga kependidikan. Apa yang mungkin tidak mereka rasakan di rumah, bisa mereka temukan di madrasah,” ungkapnya penuh makna.

Ia juga menegaskan bahwa profesionalisme telah melekat kuat dalam jiwa seluruh insan MAN 2 Yogyakarta, terbukti dengan terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku menyimpang, bahkan mendapat apresiasi dari pihak kepolisian setempat.

Pada kesempatan tersebut, Hartiningsih turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi dan kebersamaan yang terjalin selama ini. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang harmonis, sinergis, dan terbuka sebagai fondasi utama membangun kekuatan madrasah.

“Komunikasi adalah kunci. Sampaikan masukan secara bijak, karena kita adalah satu keluarga besar. Dengan komunikasi yang sehat, komitmen akan semakin kuat, dan MAN 2 Yogyakarta akan terus melangkah maju,” pungkasnya.

Hadir pada pertemuan ini Kepala Tata Usaha Isti Wahyuni. SE, MM, para wakil kepala madrasah urusan; Kesiswaan Leni, S.Si, M.Pd, Kurikulum Fajar Basuki Rahmat, S.Ag, Kehuamasan Rita Setyowati, S.Pd, M.Pd, Sarana Prasarana Afwan Suhaimi, S.Pd, segenap guru dan tenaga kependidikan.

Melalui jalur langit dhuha dan doa bersama yang dipandu Puguh Mahardika, S.Pd, MAN 2 Yogyakarta meneguhkan tekad untuk melangkah mantap menyongsong tahun 2026 dengan semangat kebersamaan, ketulusan, dan optimisme tinggi menuju madrasah yang unggul, berkarakter, dan bermartabat. Penguatan dan pengejawantahan, "Ukir Prasasti dengan Prestasi, Digdaya, dan Berdaya." (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp