Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Pada hari Selasa, 14 April 2025, bertempat
di Laboratorium Biologi MAN 2 Yogyakarta, sebanyak 15 kelompok yang terdiri
dari 30 siswa yaitu Fitri Rahmadhani,
Naurah Sa’adah Ramadhani Riekhaa, Adam Tresna Bumi, Faizah Al Shema, Roselyn
Belva Phalosi, Atha Fairuz Salsabila Widayat, Anisah Kamila, Maitsa ‘Aqila
Ma’ruf, Nashwa Windriya Tarasari, Hanum Noor Aisya, Muhammad Hanzhalah, Reva
Elvira Azzahra, Jihan Amira Ardani, Putra Ridho Ramadhan, Jabbaar Al Farizi,
Sakura Dhira Azzahra, Nur Fahrina, Sadira Putri Ramaniya, Lintang Kasih Tirto
Cahyani, Nisrina Nur Azizah, Darrell Tyaga Adelard Prayata, Egar Patriote
Pramono, Tsabita Shafa Atahardani, Nida Izza Nurussyifa, Muhammad Fauzan
Abdillah, Khansa Putri Nursin, Khumaira Nafla Miftahhusna, Najwa Dzakiyah
Sasikirana, Zulfinisa Firzanah, dan Muhammad Barrul Alam, mengikuti kegiatan
pembinaan lanjutan dalam rangka persiapan menghadapi ajang Olimpiade Penelitian
Siswa Indonesia (OPSI) yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya serius sekolah dalam meningkatkan kualitas
penelitian siswa sekaligus meraih prestasi di tingkat nasional.
Pembinaan dipandu oleh tiga pembimbing
berpengalaman, yaitu Nuning Setianingsih, S.Si., M.Pd, Indra Dwi Suryanto,
M.Engg, dan Annisa Salwa Hafidzah, S.Si. Dalam kegiatan tersebut, para
pembimbing memberikan arahan strategis, penguatan konsep penelitian, serta
berbagai tips penting agar siswa mampu menyusun karya ilmiah yang berkualitas
dan kompetitif.
Materi pembinaan meliputi penyempurnaan
proposal penelitian, teknik pengolahan dan analisis data, penyusunan laporan
ilmiah, hingga strategi presentasi yang efektif di hadapan dewan juri. Para
siswa juga dibimbing untuk meningkatkan orisinalitas ide, ketajaman analisis,
serta kemampuan menjawab pertanyaan kritis saat sesi penilaian.
Nuning Setianingsih menekankan pentingnya
konsistensi dan ketekunan dalam proses penelitian. Sementara itu, Indra Dwi
Suryanto memberikan wawasan teknis terkait penguatan metodologi dan inovasi
penelitian. Annisa Salwa Hafidzah turut memberikan motivasi serta tips praktis
dalam menyusun karya tulis ilmiah yang sistematis dan menarik.
Suasana pembinaan berlangsung interaktif
dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi,
berdiskusi aktif, serta melakukan revisi terhadap karya masing-masing
berdasarkan masukan dari pembimbing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh
peserta semakin siap menghadapi kompetisi OPSI dan mampu menunjukkan performa
terbaiknya. Dengan persiapan yang matang dan bimbingan yang intensif, peluang
untuk meraih prestasi gemilang di ajang OPSI semakin terbuka lebar. (Nuning Setianingsih)
Berikan Komentar