Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Menyambut kehadiran peserta didik pada awal semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026, MAN 2 Yogyakarta menghadirkan wajah baru lingkungan madrasah yang lebih bersih, nyaman, dan ramah anak. Semangat kebersamaan tampak nyata melalui kegiatan kerja bakti seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen menciptakan madrasah yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan kerja bakti pada Jumat (02/01/2025) ini, mengusung semangat 5K: Keindahan,
Kebersihan, Kenyamanan, Keamanan, dan Kesehatan. Sejak pagi, guru dan tendik
bahu-membahu membersihkan ruang kelas, lingkungan sekitar, taman, fasilitas
umum, hingga area pelayanan siswa. Tak sekadar membersihkan, kegiatan ini juga
menjadi refleksi bahwa pendidikan yang bermutu lahir dari lingkungan yang
tertata dan penuh kepedulian.
Sebagai Madrasah Ramah Anak, MAN 2 Yogyakarta menempatkan
kenyamanan dan keamanan peserta didik sebagai prioritas utama. Lingkungan yang
bersih dan sehat diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif,
menumbuhkan rasa betah, serta mendukung tumbuh kembang karakter peserta didik
secara optimal, baik secara akademik maupun emosional.
Hartiningsih, S.Pd, M.Pd, Kepala MAN 2 Yogyakarta menegaskan bahwa kerja bakti ini
bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari budaya madrasah yang
menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan keteladanan. Guru dan tenaga
kependidikan hadir bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai role model
dalam menjaga lingkungan dan membangun ekosistem pendidikan yang humanis dan
berkarakter.
Lebih dari itu, semangat 5K menjadi wujud nyata implementasi
madrasah ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah masa depan. Lingkungan yang
aman dan sehat diyakini mampu mendorong tumbuhnya kreativitas, semangat
belajar, serta kesejahteraan psikologis peserta didik dalam menghadapi
tantangan pembelajaran di era yang terus berkembang.
Dengan kesiapan lingkungan, semangat kolaborasi, dan komitmen
bersama, MAN 2 Yogyakarta menyambut semester genap 2026 dengan optimisme.
Madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuh yang
menumbuhkan karakter, kepedulian, dan harapan masa depan generasi bangsa.
(pusp)
Berikan Komentar