MGMP Kimia MA se-DIY Konsisten Siapkan Siswa Hadapi TKA 2026

MGMP Kimia se-DIY

MGMP Kimia MA se-DIY Konsisten Siapkan Siswa Hadapi TKA 2026

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Madrasah Aliyah (MA) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya meningkatkan kesiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bedah TKA Kimia yang dilaksanakan di MAN 1 Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini menjadi forum bagi para guru kimia MA se-DIY untuk berbagi strategi, membahas karakteristik soal TKA, sekaligus mengembangkan bahan latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa.

Dalam sambutannya, Ketua MGMP Kimia MA DIY, Merry Nirwana Rini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MGMP perlu terus dikembangkan agar semakin aktif dan memberikan manfaat bagi anggota maupun siswa. “Kegiatan MGMP sudah seharusnya lebih greget lagi, karena dari anggota sekarang banyak yang guru muda sehingga lebih energik,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Taufik Zamhari, S.Si., M.Sc. selaku fasilitator. Sebelum masuk pada pembahasan soal, peserta diperkenalkan dengan sejumlah teknik dan sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran kimia.

Salah satunya adalah pemanfaatan tabel periodik unsur secara daring melalui Ptable.com. Guru juga diajak mengeksplorasi berbagai cara untuk membantu siswa memperoleh informasi kimia secara lebih lengkap dan efektif. Pembahasan kemudian berfokus pada soal-soal TKA tahun sebelumnya serta soal simulasi dari Dikmen. Para guru tidak hanya membedah soal, tetapi juga mempelajari cara membuat dan mengembangkan soal baru berdasarkan soal yang sudah tersedia dengan memanfaatkan teknologi ChatGPT. Dalam kesempatan tersebut, MAN 2 Yogyakarta mengirimkan dua guru kimia, yakni Supri Madyo Purwanto, S.Pd. dan Nuning, S.Si., M.Pd. untuk mengikuti kegiatan. Keduanya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pengembangan pembelajaran dan persiapan siswa menghadapi TKA.

Supri Madyo Purwanto yang juga menjadi guru dan pengampu kelas XII menyampaikan komitmennya untuk mendampingi siswa yang memilih kimia sebagai mata pelajaran pilihan TKA. “Kami siap menghantarkan 40 murid yang mengambil TKA mata pelajaran pilihan Kimia untuk lebih sukses,” ungkapnya. Kegiatan semakin interaktif ketika para peserta secara langsung mempraktikkan penggunaan ChatGPT untuk mengembangkan soal dari soal TKA dan soal simulasi yang telah tersedia. Hasil pengembangan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan latihan untuk mengasah kemampuan literasi dan penalaran siswa.

Menurut peserta, kemampuan siswa tidak cukup hanya dengan menguasai konsep-konsep kimia. Siswa juga perlu dilatih untuk cerdas menangkap inti kalimat dalam soal dan mengidentifikasi informasi penting secara kimia. Kemampuan memahami konteks soal menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi soal-soal TKA yang membutuhkan penalaran. MGMP Kimia MA DIY juga tidak berhenti pada kegiatan bedah TKA. Untuk program berikutnya, MGMP merencanakan studi lapangan ke perusahaan manufaktur lokal yang bergerak dalam bidang pengolahan dan pabrik bijih plastik serta pengolahan ikan tuna skala menengah di Kabupaten Pacitan.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan guru mengenai penerapan ilmu kimia di dunia industri sekaligus menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual bagi siswa. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MGMP Kimia MA se-DIY berupaya menjaga kesinambungan peningkatan kompetensi guru sekaligus memastikan siswa memperoleh pendampingan yang semakin baik dalam menghadapi TKA Kimia 2026. (sup)

 


wa Chat via WhatsApp