Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Kegiatan Mandaya
Islamic Competition (MIC) ke-10 bidang Karya Tulis Ilmiah (KTI) telah
dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 April 2026, pukul 09.25–14.30 WIB bertempat di
aula lantai 3 MAN 2 Yogyakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Daur Ulang untuk
Keberlanjutan Lingkungan” untuk bidang sains dan Peran sosial dalam pengelolaan
sampah untuk bisang SOSHUM, sebagai upaya mendorong peserta didik untuk
menghasilkan inovasi berbasis kepedulian terhadap lingkungan serta pemanfaatan
limbah secara kreatif dan berkelanjutan.
Ada 5 kelompok peserta
yang telah lolos seleksi tahap sebelumnya dan mengikuti babak final dengan
mempresentasikan karya ilmiah mereka di hadapan dewan juri. Presentasi
berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, di mana setiap tim memaparkan
hasil penelitian, inovasi, serta kontribusi karyanya terhadap permasalahan lingkungan
di sekitar.
Adapun dewan
juri pada bidang KTI terdiri dari dua orang, yaitu Nuning Setianingsih, S.Si.,
M.Pd dan Indra Dwi Suryanto, S.Pd., Engg. Penilaian dilakukan secara objektif
berdasarkan aspek orisinalitas, metodologi penelitian, kebermanfaatan, serta
kemampuan presentasi peserta.
Berdasarkan
hasil penilaian dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:
Juara 1 diraih oleh Farah Makaila dan Khalila Syarifah At Taufiq dari MTsN
9 Bantul dengan judul karya “LANTAPLAST: Pengembangan Plester Antibakteri
Berbasis Limbah SCOBY Kombucha dengan Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Tahi Ayam
dan Kulit Buah Naga Merah.”
Juara 2 diraih oleh Sugiwidyatni Gilang Handayani dan Azzarine Reva Zaskia
dari MTsN 4 Sleman dengan judul karya “Inovasi Game Card sebagai Media
Pembelajaran Cara Pengelolaan Jenis Sampah bagi Generasi Z.”
Juara 3 diraih oleh Sofia Qothrunnada dan Mutiara Mahani Putri dari
Madrasah Tsanawiyah Al Ma’had An Nur Bantul dengan judul karya “Dari Sampah
Menjadi Rupiah: Implementasi Program P5 dalam Pengelolaan Sampah di MTs Al
Ma’had An Nur Bantul.”
Kepala Madrasah
MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., dalam kesempatan tersebut
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan panitia atas
terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Beliau berharap kegiatan MIC dapat
terus menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi riset, inovasi,
serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat peserta
didik dalam melakukan penelitian serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat
bagi masyarakat dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Kegiatan MIC 10 bidang
KTI ditutup dengan penuh apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah
menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya dalam bidang ilmiah. (Nuning Setianingsih)
Berikan Komentar