Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)
di MAN 2 Yogyakarta mendapat perhatian langsung dari tim monitoring Kementerian
Agama RI. Rabu (06/08/2025), kunjungan ini dilakukan oleh delegasi KSKK Subdit
Kurikulum Madrasah Kementerian Agama RI. Kunjungan tersebut bertujuan
memastikan kelancaran, ketepatan prosedur, serta kualitas pelaksanaan ANBK di MAN
2 Yogyakarta.
Kepala MAN
2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyambut hangat kedatangan delegasi tim
monitoring yang dipimpin oleh pejabat Subdit Kurikulum KSKK Madrasah Kemenag
RI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah
pusat terhadap kegiatan evaluasi mutu pendidikan ini. “ANBK merupakan
instrumen penting dalam memotret kompetensi literasi, numerasi, dan karakter
siswa. Kami berkomitmen melaksanakan kegiatan ini sesuai panduan dan standar
nasional yang ditetapkan,” ujarnya.
Tim
monitoring memeriksa secara langsung kesiapan teknis dan nonteknis, mulai dari
ruang ujian, perangkat komputer, jaringan internet, hingga tata laksana yang
dilakukan proktor dan teknisi. Selain itu, mereka juga berinteraksi dengan
peserta didik untuk memastikan kenyamanan dan pemahaman mereka terhadap
prosedur asesmen.
Delegasi KSKK
Subdit Kurikulum Kementerian Agama RI, Siti Azhariyah menegaskan bahwa
kunjungan ini tidak hanya bertujuan memantau pelaksanaan, tetapi juga
memberikan pembinaan serta masukan untuk perbaikan. “Kami ingin memastikan
seluruh madrasah peserta ANBK, termasuk MAN 2 Yogyakarta, menjalankan proses
ini dengan standar yang sama, transparan, dan akuntabel. Hal ini penting demi
kualitas data yang dihasilkan,” jelasnya.
Pelaksanaan
ANBK di MAN 2 Yogyakarta berlangsung tertib dan lancar, tanpa kendala berarti.
Seluruh perangkat dan jaringan berfungsi optimal, sementara peserta didik
terlihat fokus dan antusias mengikuti asesmen. Dengan adanya monitoring
langsung dari KSKK Subdit Kurikulum Kementerian Agama RI, diharapkan hasil ANBK
di MAN 2 Yogyakarta dapat memberikan gambaran akurat tentang capaian belajar
siswa dan menjadi bahan perbaikan mutu pendidikan di masa mendatang.(cio)
Berikan Komentar