Muhammad Iqbal Ramadhan Semangat Menriview Novel Sagaras dalam Literasi Baca Balik Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Muhammad Iqbal Ramadhan Meriview Buku bersama Nuryanti A.Md di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Semangat literasi kembali hadir di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta melalui kegiatan Literasi Baca Balik Cerita. Kali ini, Muhammad Iqbal Ramadhan, siswa kelas XI A, berkesempatan meriview  novel Sagaras karya Tere Liye pada Rabu (29/07/2026) pukul 09.45 WIB bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A. Md.

Dengan penuh semangat, Iqbal bercerita tentang novel Sagaras yang mengisahkan petualangan dan perjalanan penuh misteri. Dalam cerita tersebut, tokoh-tokohnya menghadapi berbagai tantangan dan kejadian yang menegangkan. Perjalanan yang penuh teka-teki membuat pembaca diajak untuk terus mengikuti setiap peristiwa hingga menemukan jawaban dari berbagai misteri yang muncul.

Selama membaca novel Sagaras, Iqbal mengaku merasa tegang dan penasaran. Ia terus menebak-nebak bagaimana alur cerita akan berkembang dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Alur cerita yang seru dan penuh kejutan membuatnya semakin tertarik untuk menyelesaikan bacaan hingga akhir.

Bagi Iqbal, novel tersebut tidak hanya menghadirkan kisah petualangan yang menarik, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang kehidupan. Hikmah yang dapat dipetik adalah pentingnya memiliki sikap pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Setiap kesulitan yang dihadapi hendaknya menjadi alasan untuk terus berusaha dan melangkah maju.

Nuryanti merasa sangat senang mendengar review yang disampaikan Iqbal. Menurutnya, Iqbal mampu menceritakan kembali isi buku dengan penuh semangat dan menunjukkan bahwa membaca bukan sekadar menyelesaikan halaman demi halaman, tetapi juga memahami cerita dan menemukan nilai-nilai kehidupan di dalamnya.

“Senang sekali mendengar cerita Iqbal hari ini. Ia mampu menyampaikan kembali isi buku dengan penuh semangat. Terlebih, Iqbal juga berhasil menemukan hikmah dari cerita yang dibacanya. Inilah yang ingin kami tumbuhkan melalui Literasi Baca Balik Cerita, yaitu setelah membaca sebuah buku, pemustaka tidak hanya mengembalikannya ke perpustakaan, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan pelajaran yang diperoleh dari buku tersebut untuk kemudian dibagikan kepada orang lain,” tutur Nuryanti.

Kegiatan Literasi Baca Balik Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta menjadi ruang bagi para siswa untuk berani bercerita, menyampaikan pengalaman membaca, serta mengambil nilai-nilai positif dari setiap buku yang mereka baca. Melalui kegiatan ini, perpustakaan terus berupaya membangun budaya literasi yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Sebab, setiap buku memiliki cerita. Dan setiap cerita yang dibagikan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. (nur)


wa Chat via WhatsApp