Padukan K3 dan Digitalisasi, Lab IPA MAN 2 Yogyakarta dalam Final Lomba Kebersihan Tingkat Kota Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Tim juri Lomba Kebersihan Kota Yogyakarta, Nur Wara Gunarsih, melakukan kunjungan evaluasi ke Laboratorium IPA MAN 2 Yogyakarta pada Rabu (08/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, madrasah menampilkan sinergi antara fasilitas keselamatan kerja (K3), tata kelola limbah, serta transformasi digital melalui sistem SIMELA Mandaya. Kunjungan ini juga diterima langsung oleh Pranata Laboratorium IPA, Sri Purwati, S.Si, M.Pd, yang berperan aktif menjelaskan teknis pengelolaan laboratorium kepada tim juri.

Tentang Fasilitas K3 dan Prosedur Kerja Profesional, Tim juri memberikan apresiasi khusus pada ketersediaan emergency shower di area laboratorium. Fasilitas ini menjadi nilai keunggulan kompetitif karena sejauh ini belum ditemukan di sekolah maupun madrasah lain. Selain itu, juri mendalami standar operasional prosedur (SOP) penggunaan bahan kimia, antara lain:

Almari Asam: Tersedianya almari asam berfungsi optimal untuk menyimpan bahan kimia jenuh serta menjadi ruang pengenceran larutan guna memastikan uap berbahaya tidak menyebar.

Keamanan Siswa: Proses pengenceran larutan dilakukan sepenuhnya oleh Pranata Laboratorium IPA, Sri Purwati, sehingga siswa menggunakan larutan siap pakai saat praktikum untuk menjamin keselamatan.

Pengolahan Limbah dengan MOU PT RIFA, aspek lingkungan juga menjadi poin penting. Madrasah ini telah memiliki sistem manajemen limbah cair kimia dan limbah padat (pecahan glassware) melalui kerja sama resmi (MOU) dengan PT RIFA, yang telah berlangsung selama tiga tahun. Inovasi pengelolaan limbah pihak ketiga ini merupakan langkah proaktif yang belum banyak diimplementasikan oleh sekolah atau madrasah lain di wilayah tersebut.

Tidak hanya unggul secara fisik, Laboratorium IPA MAN 2 Yogyakarta juga memamerkan perkembangan digitalisasi melalui SIMELA Mandaya (Sistem Informasi Manajemen Laboratorium IPA). Sistem ini hadir sebagai solusi modern untuk transparansi dan efisiensi manajemen laboratorium. Melalui SIMELA Mandaya, pengguna dapat mengakses informasi ketersediaan alat dan bahan, penjadwalan praktikum, serta petunjuk praktikum secara terintegrasi.

Kombinasi antara keamanan fisik (K3), tanggung jawab lingkungan, dan efisiensi digital menjadikan MAN 2 Yogyakarta sebagai kandidat kuat dalam ajang lomba kebersihan ini.

“Kami berkomitmen bahwa laboratorium bukan hanya tempat belajar, tetapi ekosistem yang aman, bersih, dan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Nuning Setianingsih. Dengan inovasi yang ditampilkan serta peran aktif pranata laboratorium dalam menjaga standar operasional, MAN 2 Yogyakarta optimis dapat menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam menciptakan laboratorium pendidikan yang ideal di era digital. (Sri Purwati)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp