Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - melaksanakan Ujian Madrasah bagi peserta didik kelas XII mulai tanggal 2 Maret hingga 13 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 243 siswa.
Ujian Madrasah pada hakikatnya tidak hanya bertujuan untuk
menilai kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari,
tetapi juga untuk mengukur kesiapan mereka dalam melanjutkan pendidikan ke
jenjang yang lebih tinggi. Sebelum pelaksanaan ujian, seluruh siswa telah
menyelesaikan rangkaian proses pembelajaran, termasuk ulangan harian serta
berbagai tugas pada setiap mata pelajaran.
Pada tahun ini, pelaksanaan ujian menggunakan aplikasi Jogja
Madrasah Digital (JMD) yang lebih disempurnakan lagi fitur-fiturnya. Sebagai
sistem ujian berbasis digital. Di era transformasi teknologi seperti sekarang,
sistem evaluasi pembelajaran juga mengalami kemajuan yang signifikan.
Penggunaan JMD menghadirkan berbagai keunggulan, di antaranya meminimalisir
potensi kecurangan karena perangkat HP siswa dalam kondisi terkunci (lock)
selama ujian sehingga tidak dapat membuka aplikasi lain. Selain itu, data nilai
dan kehadiran siswa tersimpan secara otomatis dan terdokumentasi dengan baik.
Meski demikian, pelaksanaan ujian berbasis digital juga
menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Koneksi internet yang terkadang
kurang stabil menjadi salah satu kendala, sehingga siswa perlu menyiapkan paket
data sebagai langkah antisipasi. Beberapa perangkat HP siswa juga belum
mendukung aplikasi JMD, sehingga siswa harus mengikuti ujian di Laboratorium
TIK atau Laboratorium Multimedia sekolah. Kendala teknis lain seperti sistem
yang tiba-tiba tertutup sendiri atau mengalami lag juga sempat terjadi, namun
dapat diatasi dengan koordinasi antara panitia dan tim teknis.
Secara umum, penggunaan JMD memberikan kemudahan dan manfaat
yang signifikan bagi guru maupun siswa. Bagi guru, sistem ini sangat efisien
dalam proses koreksi soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan,
maupun benar-salah, karena kunci jawaban dapat langsung diatur dalam sistem
sehingga hasil ujian dapat segera diketahui secara cepat dan akurat.
Pelaksanaan Ujian Madrasah kali ini juga berlangsung di
bulan suci Ramadan, sehingga menjadi pengalaman tersendiri bagi para siswa.
Suka duka perjuangan menjalani ujian di tengah ibadah puasa turut mewarnai
proses ini. Ada yang datang sedikit terlambat karena kesiangan bangun sahur,
ada pula yang harus menahan rasa kantuk, haus, dan lapar saat mengerjakan soal.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat juang para siswa dalam
menyelesaikan ujian. Kekuatan iman, disiplin, dan harapan untuk meraih masa
depan yang lebih baik menjadi motivasi utama mereka.
Melalui Ujian Madrasah ini, diharapkan kompetensi akademik
siswa benar-benar teruji dalam penguasaan setiap mata pelajaran. Semoga seluruh
siswa kelas XII dapat meraih hasil terbaik dan sukses melanjutkan pendidikan ke
jenjang yang lebih tinggi.
Semangat dan semoga sukses! ( Khusnul Daroyah)
Berikan Komentar