Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Pada hari Selasa, 28 April 2026, sekolah kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Keputrian yang bertempat di Ruang BC (Broadcasting). Kegiatan ini diikuti oleh siswi kelas XI yang sedang berhalangan atau baru mengalami haid sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengetahuan keislaman bagi peserta didik perempuan. Kegiatan dimulai saat adzan Zuhur hingga selesai pelaksanaan salat Zuhur. Suasana acara berjalan dengan tertib, nyaman, dan penuh antusiasme dari para peserta yang mengikuti kegiatan dengan serius.
Pada
kesempatan tersebut, pembinaan diisi oleh Pustakawan MAN 2 Yogyakarta Nuryanti, A.Md. yang menyampaikan
materi mengenai ketentuan dan hal-hal yang dilakukan wanita berhaji ketika
sampai di Mekah, khususnya bagi jamaah perempuan yang sedang mengalami haid.
Materi ini dinilai sangat penting karena memberikan pemahaman kepada siswi
tentang tata cara ibadah sesuai syariat Islam, sehingga kelak dapat menjadi
bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun saat mendapat kesempatan menunaikan
ibadah haji dan umrah.
Dalam
penyampaiannya, Nuryanti menjelaskan bahwa perempuan yang sedang haid tetap
dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji tertentu, kecuali ibadah thawaf yang
harus menunggu hingga suci. Penjelasan tersebut disampaikan secara sistematis
disertai sesi tanya jawab, sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih
baik.
Melalui
kegiatan Pembinaan Keputrian ini, sekolah berharap siswi tidak hanya memperoleh
tambahan wawasan keagamaan, tetapi juga memiliki pemahaman yang benar mengenai
fikih wanita serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan program pembinaan keputrian dapat
terus menjadi sarana edukasi positif yang membentuk generasi muslimah berilmu,
berakhlak mulia, dan percaya diri. (nur)
Berikan Komentar