Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta: Motor Penggerak Literasi, Pusat Ilmu dan Keterampilan Abad 21

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta hadir sebagai motor penggerak literasi dan pusat pengetahuan abad 21 yang aktif mencetak generasi cerdas, kreatif, dan berdaya saing global.

Sebagai wujud nyata dari semangat tersebut, lahirlah program inovatif “NITIK” yang merupakan singkatan dari Ngudi Ilmu tiap Wulan Kanthi 1 Buku. Program ini diprakarsai oleh Sri Narwanti, S.Pd, M.Pd, Kepala Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, sebagai strategi untuk membudayakan literasi yang berkelanjutan dan bermakna.

“NITIK kami rancang agar siswa terbiasa membaca dan mengolah ilmu secara konsisten. Setiap bulan, mereka diajak untuk menyelesaikan satu buku, memahami isinya, dan mengaitkan dengan konteks kehidupan. Ini bukan sekadar membaca, tapi mengasah nalar kritis dan daya cipta,” jelas Sri Narwanti.

Program NITIK menyasar seluruh warga madrasah dan dikemas dengan pendekatan yang menarik, seperti: review buku per bulan, diskusi literasi lintas kelas, pojok resensi di dinding perpustakaan dan media digital, kolaborasi dengan guru mata pelajaran dan wali kelas, dan penghargaan khusus untuk “Sahabat Literasi”

Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi terhadap program NITIK yang telah menjadi inspirasi gerakan literasi sekolah.

“Literasi adalah akar dari peradaban. Melalui program NITIK, kami berharap siswa MAN 2 bukan hanya gemar membaca, tapi juga mampu berpikir reflektif, solutif, dan inovatif. Ini adalah modal penting dalam menjemput masa depan Indonesia Emas,” ujar beliau.

Lebih dari sekadar membaca buku, program NITIK dirancang selaras dengan keterampilan abad 21, menggabungkan critical thinking, creativity, communication, dan collaboration. Hal ini menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar yang hidup, dinamis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan semangat “Ngudi Ilmu, Nguripi Literasi”, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus bergerak sebagai garda terdepan dalam membangun generasi pembelajar sepanjang hayat, generasi madrasah yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak, berkarakter, dan siap menatap masa depan. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp