Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Dalam semangat memperkuat komitmen menuju madrasah
berintegritas dan berkelas, Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI) MAN 2
Yogyakarta menyelenggarakan rapat koordinasi strategis bertajuk “Pertajam
Inovasi”. Rabu (06/08/2025), bertindak sebagai pemimpin dalam rapat ini adalah Kepala
Tata Usaha, Isti Wahyuni, S.E., M.M. yang juga menjabat sebagai Ketua Tim ZI
MAN 2 Yogyakarta. Rapat koordinasi tersebut digelar di Gedung Cagar Budaya MAN
2 Yogyakarta dari pukul 13.00 WIB – selesai.
Dalam
sambutannya, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd. menyampaikan
bahwa pembangunan Zona Integritas membutuhkan komitmen kuat seluruh civitas madrasah. “Kita berada
di tempat bersejarah agar kita menyadari bahwa perubahan besar dimulai dari
semangat menjaga nilai-nilai luhur. Inovasi yang kita lahirkan harus berakar
pada integritas dan kebermanfaatan,” tegasnya.
Isti Wayuni
dalam pemaparan materinya mengingatkan pentingnya sinergi dan komitmen antar area.
“ZI bukan kerja satu dua orang, tetapi kerja kolektif. Kita harus terus
berinovasi tanpa melupakan evaluasi. Setiap area harus berani mendobrak zona
nyaman dan memperkuat peran pelayanan publik yang cepat, transparan, dan
akuntabel,” ujarnya.
Selain
pemaparan dan diskusi, sesi brainstorming juga digelar untuk menggali ide-ide
baru dalam bentuk layanan yang berdampak nyata bagi murid dan masyarakat.
Seluruh peserta tampak antusias memberikan masukan, termasuk usulan
pengembangan dan persiapan menuju WBK oleh TPN. Adapun hasil diskusi dapat
mencapai kesepatan time line kegiatan atau agenda penting setiap pekannya.
Pemilihan
lokasi rapat di Gedung Cagar Budaya sebagai bentuk pendekatan yang humanis dan
inspiratif. Ruang rapat yang dikelilingi arsitektur kolonial itu menjadi saksi
lahirnya komitmen baru tim ZI MAN 2 Yogyakarta untuk terus bertransformasi. Sebagaimana
komitmen bersama antikorupsi, Kemenag dorong pendidikan berintegritas lewat
pendekatan sufistik dan local wisdom.(cio)
Berikan Komentar