Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Upacara bendera hari Senin di MAN 2
Yogyakarta kembali menjadi momen pembentukan karakter disiplin sekaligus
kepedulian antarsesama. Senin
(27/07/2026), mengingat durasi pelaksanaan
upacara yang cukup panjang, tim Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Yogyakarta
bersiaga penuh untuk mengantisipasi peserta didik yang mengalami penurunan
kondisi fisik selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para anggota PMR menjadi
wujud nyata budaya empati yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah.
Sejak sebelum upacara dimulai, anggota PMR telah menyiapkan perlengkapan
pertolongan pertama dan menempati titik-titik strategis di sekitar lapangan.
Mereka memantau kondisi peserta didik, terutama yang terlihat kurang sehat,
memiliki riwayat kelelahan, atau menunjukkan tanda-tanda pusing akibat cuaca
dan lamanya berdiri. Kesiapsiagaan tersebut memungkinkan penanganan dilakukan
dengan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan kenyamanan peserta didik.
Pembina PMR MAN 2 Yogyakarta, Nur Harsih, M.Pd., menyampaikan bahwa
kesiapsiagaan dalam setiap kegiatan madrasah merupakan bagian dari pendidikan
karakter yang menumbuhkan rasa peduli, tanggung jawab, dan semangat melayani. ”Melalui
pengalaman nyata di lapangan, anggota PMR tidak hanya belajar keterampilan
pertolongan pertama, tetapi juga mengasah kepekaan sosial terhadap kondisi
orang lain. Aksi empati pada upacara Senin pagi ini kembali menegaskan bahwa
MAN 2 Yogyakarta terus membangun budaya madrasah yang sehat, aman, dan saling
menguatkan melalui kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata”, jelasnya.
Ketika terdapat peserta didik yang mulai merasa tidak fit, anggota PMR
segera memberikan pertolongan awal sesuai prosedur, seperti membantu menuju
tempat yang lebih teduh, memberikan pendampingan, serta melakukan pemeriksaan
kondisi dasar. Langkah cepat tersebut membuat peserta didik dapat segera
memperoleh penanganan tanpa mengganggu jalannya upacara. Sikap sigap, tenang,
dan humanis yang ditunjukkan anggota PMR mendapat apresiasi dari guru maupun
peserta didik.(cio)
Berikan Komentar