Kegiatan
ini menjadi bagian dari penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah,
seiring dengan penetapan kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
sebagai daerah percontohan literasi nasional. Acara ini juga semakin bergengsi
dengan kehadiran sejumlah pejabat dari lingkungan Kementerian Agama DIY yang
memberikan dukungan terhadap pengembangan literasi.
Festival
literasi menghadirkan narasumber inspiratif, yaitu Nurhidayati S.Pd.I, Guru
Matematika MAN 1 Kulon Progo, serta Drs. Sutanto guru MTS N 3 Bantul dan Vitriya Margiyati,
founder komunitas Yuk Menulis. Dalam pemaparannya, Nurhidayati S.Pd.I
menyampaikan materi mengenai teknik menulis puisi, sementara Sutanto memberikan
pembekalan tentang penulisan kultum (kuliah tujuh menit) yang sistematis dan
komunikatif.
Selain
itu, Vitriya Margiyati juga mengajak seluruh peserta untuk aktif terlibat dalam
kegiatan menulis sebagai bentuk manifestasi dalam menuangkan ide dan gagasan
yang tidak pernah mati, sehingga literasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi
juga praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pada
kesempatan tersebut, Nuryanti terpilih sebagai peserta aktif bersama tiga rekan
lainnya dari berbagai Madrasah di DIY. Pada kesempatan tersebut Nuryanti diberikan
kesempatan untuk maju ke depan guna memperkenalkan diri serta berdialog secara
langsung kepada narasumber, khususnya kepada Nurhidayati S.Pd.I. Partisipasi
ini menjadi bentuk nyata keterlibatan aktif peserta dalam kegiatan literasi. Sebagai
bentuk apresiasi, Nuryanti dan peserta terpilih lainnya menerima hadiah berupa
majalah Joko Lodang, yang diharapkan dapat semakin menumbuhkan semangat membaca
dan menulis.
Dalam keterangannya, Nuryanti, A.Md, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru, khususnya dalam menulis puisi dan penyusunan kultum. Saya merasa senang dapat berpartisipasi aktif dan berkesempatan berdialog langsung dengan narasumber. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk meningkatkan budaya literasi di madrasah,” ungkapnya.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan budaya literasi di lingkungan madrasah semakin
berkembang serta mampu mendorong lahirnya generasi yang gemar membaca, menulis,
dan berkarya. (nur)
Berikan Komentar