Rombongan Studi Tiru Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo di MAN 2 Yogyakarta, Edukasi Pilah Sampah Jadi Praktik Nyata

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta)  - MAN 2 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan lingkungan hidup melalui aksi nyata yang dilakukan oleh kader Adiwiyata. Dalam kunjungan rombongan pejabat dari Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kamis, 9 April 2026,

Kegiatan kunjungan diawali dengan penyambutan hangat dari pihak MAN 2 Yogyakarta yang diwakili oleh Waka Kurikulum Fajar Basuki Rahmat, S.Pd kepada rombongan tamu. Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi tampak mewarnai awal kegiatan sebagai bentuk penghormatan dan keterbukaan dalam berbagi praktik baik antar lembaga pendidikan.

Selanjutnya, sambutan dari pihak rombongan disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Prof HC Dr. Kaswat Sartono, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, disampaikan tujuan kunjungan sebagai bagian dari studi tiru terkait pengelolaan madrasah dan implementasi Zona Integritas (ZI), yang diharapkan dapat diadopsi dan diadaptasikan guna meningkatkan mutu tata kelola madrasah di wilayah Gorontalo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan materi dari pihak MAN 2 Yogyakarta yang diwakili oleh Umi Solikatun, S.Pd mengenai pengelolaan dan implementasi Zona Integritas yang telah dijalankan di MAN 2 Yogyakarta, dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab dari peserta dan ditanggapi oleh tim ZI . Dalam pemaparan tersebut, salah satu materi yang disampaikan adalah pengelolaan ekoteologi di lingkungan MAN 2 Yogyakarta, yaitu integrasi nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai wujud tanggung jawab manusia dalam menjaga ciptaan Tuhan.

Di akhir acara, sebagai bentuk implementasi nyata di lapangan, kader Adiwiyata dengan penuh percaya diri mendemonstrasikan cara memilah sampah berdasarkan jenisnya sebagai bagian dari budaya peduli lingkungan yang telah terbangun di MAN 2 Yogyakarta, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu. Aksi ini menjadi bukti bahwa siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga telah membiasakan diri untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Menariknya, setelah demonstrasi tersebut, para tamu dengan sukarela turut mempraktikkan langsung membuang sampah yang telah dipilah sesuai jenisnya. Momen ini menjadi sangat berkesan dan inspiratif, karena menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang baik merupakan tanggung jawab bersama, tanpa memandang jabatan maupun kedudukan.

Hal ini menegaskan bahwa sebagai manusia, kita memiliki peran sebagai khalifah fil ardh, yang berkewajiban menjaga kelestarian bumi. Kesadaran ini menjadi landasan penting bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Demonstrasi dan partisipasi aktif tersebut mendapat apresiasi dari rombongan tamu, karena mencerminkan bahwa budaya peduli lingkungan di MAN 2 Yogyakarta telah tumbuh kuat melalui keterlibatan langsung siswa sebagai agen perubahan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai program madrasah yang melibatkan partisipasi aktif siswa, seperti kampanye peduli lingkungan, pengelolaan bank sampah, pembiasaan memilah sampah dari sumbernya, kebijakan pengurangan sampah plastik sekali pakai, hingga kegiatan penghijauan dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna.

Seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus membangun karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab. Kader Adiwiyata berperan sebagai motor penggerak dalam mengawal dan menginspirasi seluruh warga madrasah untuk terus peduli terhadap lingkungan.

Melalui kunjungan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi dan pertukaran praktik baik antar madrasah dalam mewujudkan pengelolaan sekolah yang berintegritas, berkualitas, dan berkelanjutan. MAN 2 Yogyakarta pun terus berkomitmen untuk menjadi pusat pembelajaran lingkungan hidup yang inspiratif.

Aksi sederhana yang ditunjukkan oleh para kader Adiwiyata menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Dengan semangat kebersamaan, MAN 2 Yogyakarta terus menanamkan nilai-nilai budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari karakter yang melekat pada setiap warga madrasah.(Khusnul Daroyah)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp