Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Boarding School Ihyaul Ulum mengawali tahun
ajaran baru dengan menggelar pengajian dan motivasi bagi santri baru beserta
wali santri. Kamis (09/07/2026), kegiatan ini menjadi momentum untuk menyamakan
visi antara madrasah, pengasuh, santri, dan orang tua dalam membangun
lingkungan pendidikan yang kondusif. Melalui kegiatan tersebut, para santri
dibekali pemahaman tentang pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan akademik
dalam menjalani kehidupan di pesantren.
Dalam tausiyahnya, Drs. H. Soir, M.S.I. menegaskan bahwa menuntut ilmu
bukan sekadar aktivitas belajar, melainkan sebuah perjalanan panjang yang
memerlukan kesiapan lahir dan batin. ”Kesungguhan dalam belajar harus dibangun
sejak awal agar setiap santri mampu menjalani proses pendidikan dengan penuh
keikhlasan dan tanggung jawab. Keberhasilan tidak diraih secara instan, tetapi
melalui proses yang dijalani dengan tekun dan penuh kesabaran. Setidaknya ada
enam hal yang harus dimiliki dan dipraktikkan oleh setiap pencari ilmu, meliputi
kecerdasan, semangat yang tinggi, kesabaran, tersedianya biaya, bimbingan guru,
serta waktu yang panjang dalam menempuh proses belajar," ujarnya.
Keenam unsur tersebut saling melengkapi dan menjadi fondasi penting bagi
santri dalam menggapai keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun sebagai
bekal menuju kebahagiaan akhirat. Kecerdasan saja tidak cukup apabila tidak
disertai semangat belajar yang kuat dan kesabaran dalam menghadapi berbagai
tantangan. Demikian pula dukungan finansial, keberadaan guru yang membimbing
dengan ikhlas, serta kesediaan menjalani proses belajar dalam waktu yang tidak
singkat merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan seorang
santri. Oleh karena itu, setiap santri diharapkan mampu mengimplementasikan
enam prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari selama menempuh pendidikan di
Boarding School Ihyaul Ulum.
Kegiatan pengajian dan motivasi tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta mendapat perhatian yang tinggi dari seluruh peserta. Para santri tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, sementara para wali santri menyambut baik pesan-pesan yang diberikan sebagai bekal dalam mendampingi pendidikan anak-anak mereka. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal yang memperkuat tekad para santri untuk menuntut ilmu dengan niat yang lurus, ikhtiar yang maksimal, serta akhlak yang mulia demi meraih kesuksesan di dunia dan akhirat.(soir)
Berikan Komentar