Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kegiatan Literasi Baca Balik Cerita kembali berlangsung di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Kali ini, Nimas Kirana Ati Samudri kelas XI E, berkesempatan menceritakan kembali buku Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., dan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY, Indah Lestiyaningsih dari Jurusan Pendidikan Ekonomi. Kegiatan dilaksanakan hari Selasa (18/08/2026) pukul 10.00 WIB.
Dalam
sesi tersebut, Nimas menceritakan isi buku dengan penuh semangat. Ia mengulas
perjalanan hidup Rey, tokoh utama dalam novel, serta berbagai peristiwa yang
membentuk perjalanan kehidupannya. Bagi Nimas, membaca novel tersebut
menghadirkan perasaan yang campur aduk. Ia merasa sedih ketika mengikuti kisah
Rey yang harus dipisahkan dari orang-orang yang dicintainya. Namun, di sisi
lain, Nimas juga merasa kagum terhadap sosok Rey, terutama karena Ia
digambarkan sebagai seorang suami yang sangat bertanggung jawab dan provider
bagi istrinya.
“Perasaannya
campur aduk. Saya merasa sedih karena Rey harus dipisahkan dari orang-orang
yang dicintainya, tetapi saya juga kagum karena Rey menjadi suami yang sangat
bertanggung jawab terhadap istrinya,” ungkap Nimas.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., kemudian mengajak Nimas untuk melihat kisah
dalam novel tersebut dari sudut pandang kehidupan nyata. Menurutnya, kehidupan
manusia ibarat sebuah puzzle yang setiap bagiannya saling berkaitan dan telah
memiliki ketetapan dari Allah Swt.
“Seperti
puzzle, kehidupan kita memiliki bagian-bagian yang saling berkaitan. Ketika
kita bertemu atau berpisah dengan seseorang, tentu ada manfaat yang sudah Allah
tetapkan. Hanya saja, terkadang kita belum mengetahui apa manfaatnya,” tutur
Nuryanti.
Senada
dengan hal tersebut, Indah Lestiyaningsih menambahkan bahwa setiap kejadian
yang diberikan Allah dalam kehidupan manusia pasti memiliki tujuan.
“Allah
memberikan setiap kejadian dalam hidup pasti ada tujuannya, dan itu baik untuk
kita,” ujar Indah.
Kegiatan
berlangsung dalam suasana hangat dan penuh refleksi. Melalui kegiatan Baca
Balik Cerita, siswa tidak hanya diajak memahami isi buku, tetapi juga belajar
menghubungkan cerita dengan pengalaman serta nilai-nilai kehidupan.
Nuryanti
memberikan apresiasi positif terhadap Nimas yang telah mampu menyampaikan
kembali isi buku dengan penuh semangat. Nimas juga dinilai mampu mengungkapkan
perasaan dan pemaknaannya selama membaca sehingga kegiatan literasi tidak
berhenti pada aktivitas membaca, tetapi berkembang menjadi ruang untuk
berdiskusi dan berefleksi.
Kisah
Rey dalam Rembulan Tenggelam di Wajahmu menjadi pengingat bahwa perjalanan
hidup setiap manusia memiliki bagian-bagian yang saling terhubung. Pertemuan,
perpisahan, kesedihan, maupun kebahagiaan dapat menjadi bagian dari sebuah
perjalanan yang baru akan dipahami maknanya seiring berjalannya waktu.
Kegiatan
Literasi Baca Balik Cerita menjadi salah satu upaya Perpustakaan MAN 2
Yogyakarta dalam menumbuhkan budaya membaca sekaligus mendorong siswa untuk
berani bercerita, berdiskusi, dan menemukan makna dari setiap bacaan. (nur)
Berikan Komentar