SABDA Menyapa Kudus: Jejak Hijau MAN 2 Yogyakarta Menginspirasi Replikasi Manajemen Sampah

Foto MAN 2 Kudus studi tiru di MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat membangun madrasah yang peduli lingkungan kembali diwujudkan melalui kegiatan studi tiru yang dilaksanakan oleh tim SABDA (Sahabat Madrasah) MAN 2 Yogyakarta bersama MAN 2 Kudus. Jum’at (22/05/2026), kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antarmadrasah sekaligus mereplikasi sistem pengelolaan manajemen sampah yang telah diterapkan secara berkelanjutan di MAN 2 Yogyakarta. Melalui kunjungan tersebut, kedua madrasah berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, serta berwawasan lingkungan.

Rombongan MAN 2 Kudus disambut hangat oleh Kepala MAN 2 Yogyakarta beserta Tim SABDA yang selama ini menjadi motor penggerak berbagai program pengelolaan sampah di madrasah. Dalam sesi pemaparan, tim menjelaskan alur pengelolaan sampah mulai dari proses pemilahan sampah organik dan anorganik, pengurangan sampah plastik sekali pakai, pengelolaan bank sampah, hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Paparan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di MAN 2 Yogyakarta tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter, pembiasaan hidup bersih, dan implementasi nilai-nilai ekoteologi di lingkungan madrasah.

Selain memperoleh materi, peserta studi tiru diajak meninjau secara langsung berbagai titik pengelolaan sampah yang dikelola Tim SABDA. Mereka mengamati mekanisme pemilahan sampah di setiap sudut madrasah, pengelolaan bank sampah, serta sistem edukasi yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dalam menjaga budaya peduli lingkungan. Pengalaman lapangan tersebut memberikan gambaran nyata bahwa keberhasilan pengelolaan sampah lahir dari sinergi seluruh warga madrasah yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai strategi membangun kesadaran warga madrasah, tata kelola program, hingga langkah menjaga keberlanjutan inovasi lingkungan. Tim SABDA MAN 2 Yogyakarta membagikan pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi beserta solusi yang telah diterapkan sehingga program tetap berjalan efektif dan mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Berbagai praktik baik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi MAN 2 Kudus dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakteristik madrasahnya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, hubungan kemitraan antara MAN 2 Yogyakarta dan MAN 2 Kudus semakin erat dalam mewujudkan budaya madrasah yang ramah lingkungan. Replikasi pengelolaan manajemen sampah diharapkan menjadi langkah nyata memperluas gerakan peduli lingkungan sekaligus memperkuat implementasi program ekoteologi di lingkungan Kementerian Agama. Dengan semangat berbagi inovasi dan praktik baik, SABDA MAN 2 Yogyakarta terus meneguhkan perannya sebagai inspirasi dalam membangun madrasah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.(cio)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp