Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat literasi tetap ditunjukkan oleh siswa kelas LBCI (Layanan Belajar Cerdas Istimewa) setelah menyelesaikan Asesmen Akhir Tahun (AAT). Salah satunya ditunjukkan oleh Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat literasi tetap ditunjukkan oleh siswa kelas LBCI (Layanan Belajar Cerdas Istimewa) setelah menyelesaikan Asesmen Akhir Tahun (AAT). Salah satunya ditunjukkan oleh Adinda Dwi Laelani yang dengan antusias menghubungi Pustakawan untuk melaksanakan kegiatan baca balik cerita dan mereview buku yang telah dibacanya. yang dengan antusias menghubungi Pustakawan untuk melaksanakan kegiatan baca balik cerita dan mereview buku yang telah dibacanya.
Pada
kegiatan yang berlangsung pada Selasa pukul 13.45 WIB tersebut, Adinda Dwi
Laelani mereview buku Atomic Habits karya James Clear. Dalam pemaparannya,
Adinda menjelaskan bahwa buku tersebut membahas tentang perubahan kecil yang
dilakukan secara konsisten dan mampu memberikan hasil besar dalam kehidupan
seseorang.
Adinda
Dwi Laelani menceritakan bahwa isi buku Atomic Habits mengajarkan tentang
pentingnya membangun kebiasaan baik secara bertahap, menghilangkan kebiasaan
buruk, serta menjaga komitmen dalam mencapai tujuan. Menurutnya, kebiasaan
kecil yang dilakukan setiap hari akan memberikan dampak besar di masa depan.
Dari
buku yang dibacanya, Adinda Dwi Laelani memperoleh pelajaran bahwa kunci
kesuksesan adalah konsistensi. Ia menyampaikan bahwa seseorang tidak perlu
melakukan perubahan besar secara instan, melainkan cukup memulai dari
langkah-langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A.Md mengaku
senang melihat antusiasme siswa yang tetap semangat berliterasi meskipun telah
menyelesaikan ujian. Menurutnya, kegiatan membaca dan mereview buku menjadi
bukti bahwa budaya literasi terus tumbuh dan mendapat respons positif dari siswa.
Nuryanti
menambahkan bahwa kegiatan baca balik cerita dapat melatih kemampuan berpikir
kritis, komunikasi, serta meningkatkan minat baca siswa. Ia berharap kegiatan
literasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga siswa
semakin terbiasa membaca dan mengambil nilai-nilai positif dari buku yang
mereka baca.
"Kegiatan
literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga memahami, merefleksikan, dan
menerapkan pelajaran yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Semoga
semangat literasi siswa tetap tumbuh dan menjadi budaya yang kuat di lingkungan
sekolah," tutup Nuryanti. (nur)
Berikan Komentar