Serunya Naurah Sa’adah Ramadhani Riekhaa Mengulas Novel Si Putih Karya Tere Liye dalam Literasi Baca Balik Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Naurah Sa’adah Ramadhani Riekhaa Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kegiatan literasi Baca Balik Cerita kembali digelar di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Kali ini, Naurah Sa’adah Ramadhani Riekhaa, siswi kelas XIB berkesempatan menceritakan kembali isi novel Si Putih karya Tere Liye pada Jumat (31/07/2026) pukul 07.40 WIB bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md.

Dengan penuh semangat, Naurah bercerita tentang novel Si Putih yang mengisahkan perjalanan seekor kucing putih bernama Si Putih. Kisahnya tidak hanya menghadirkan petualangan yang seru dan mengharukan, tetapi juga menggambarkan hubungan erat antara manusia dan hewan serta nilai-nilai tentang kasih sayang, kesetiaan, keberanian, dan pengorbanan.

Selama membaca novel tersebut, Naurah mengaku merasa sangat senang karena ceritanya seru dan menarik untuk diikuti. Alur cerita yang penuh petualangan membuatnya menikmati setiap bagian kisah hingga selesai.

Dari novel yang dibacanya, Naurah mengambil pelajaran penting bahwa manusia harus menyayangi dan memperlakukan binatang dengan baik. Hewan juga merupakan makhluk hidup yang memiliki perasaan dan membutuhkan kasih sayang. Melalui kisah Si Putih, Naurah belajar untuk lebih peduli terhadap makhluk hidup di sekitar serta memahami arti kesetiaan dan kasih sayang yang tulus.

Menanggapi cerita Naurah, Nuryanti, A.Md. menyampaikan bahwa kegiatan Baca Balik Cerita menjadi ruang bagi siswa untuk tidak hanya membaca buku, tetapi juga belajar menyampaikan kembali isi dan pesan yang diperoleh dari bacaan. Menurutnya, pengalaman membaca akan menjadi lebih bermakna ketika siswa mampu menemukan nilai-nilai kehidupan dari sebuah cerita dan membagikannya kepada orang lain.

“Melalui Baca Balik Cerita, kami ingin membangun kebiasaan bahwa setelah membaca, siswa tidak berhenti pada halaman terakhir buku. Mereka diajak untuk kembali ke perpustakaan dan menceritakan apa yang telah dibaca, apa yang dirasakan, serta pelajaran apa yang dapat diambil dari sebuah buku,” ungkap Nuryanti.

Kegiatan Baca Balik Cerita diharapkan dapat terus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap buku dan perpustakaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk berani berbicara, berbagi pengalaman membaca, serta menemukan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Baca bukunya, balik ke perpustakaan, ceritakan kisahnya, dan temukan hikmahnya!. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp