Sinergi Pasca-Lebaran: MGMP SKI MA DIY Gelar Halal bi Halal dan Susun Agenda Strategis

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Semangat kebersamaan dan penguatan profesionalisme guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di lingkungan Madrasah Aliyah se-DIY kembali berkobar. Bertepatan dengan suasana hangat Idul Fitri, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SKI DIY menggelar Pertemuan Rutin sekaligus agenda Halal bi Halal pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Aula MAN 4 Bantul.

Acara dibuka dengan penuh kekhidmatan oleh Kepala MAN 4 Bantul. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pertemuan MGMP di tengah suasana Syawal adalah manifestasi dari nilai-nilai Islam yang diajarkan dalam mata pelajaran SKI, yakni ukhuwah (persaudaraan) dan ishlah (perbaikan).

Sejalan dengan agenda bersama MGMP SKI MA DIY, Ketua MGMP SKI se-DIY, Satria Pradana, M.Pd., memberikan paparan yang cukup komprehensif mengenai road map kegiatan organisasi pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah keberlanjutan Workshop Kurikulum Berbasis CInta (KBC). Program pengembangan diri ini dipandang sangat krusial dalam menghadapi tantangan kurikulum masa kini. Satria menjelaskan bahwa workshop yang dibersamai oleh Pengawas jenjang MA Kabupaten Sleman, Dra. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd., akan dilaksanakan secara intensif dan akan diselesaikan pada bulan Mei mendatang.

Selain pengembangan kompetensi pedagogik, pertemuan ini juga membahas aspek manajerial organisasi. Mengingat perlunya penyegaran di tubuh MGMP, agenda pergantian pengurus dan peninjauan ulang Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) menjadi bahasan yang memicu diskusi hangat. Revitalisasi ini bertujuan agar MGMP SKI se-DIY tetap lincah dalam merespons kebijakan-kebijakan pendidikan terbaru dari Kementerian Agama.

Untuk menutup rangkaian kegiatan semester ini dengan kesan yang mendalam, MGMP SKI se-DIY menyepakati rencana Studi Lapangan ke Museum Plered. Lokasi ini dipilih karena signifikansi sejarahnya sebagai pusat pemerintahan Mataram Islam di masa lalu.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang rekreasi bagi para guru, tetapi juga laboratorium hidup untuk memvalidasi data-data sejarah yang diajarkan di kelas. Dengan melihat langsung artefak dan situs sejarah, para guru diharapkan mampu membawa "ruh" sejarah tersebut ke dalam ruang-ruang kelas di madrasah masing-masing.

Suasana di dalam Aula MAN 4 Bantul tampak hidup dengan diskusi aktif. Keterlibatan aktif anggota ini menunjukkan bahwa MGMP bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komunitas praktisi yang haus akan kemajuan. Sinergi yang terbangun mencerminkan dedikasi tinggi para guru dalam menjaga marwah pendidikan Islam di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara diakhiri dengan prosesi Halal bi Halal. Dengan tertib dan penuh haru, para guru saling bersalaman dan memaafkan, meleburkan segala khilaf yang mungkin terjadi dalam interaksi profesional maupun pribadi selama satu tahun terakhir. Suasana ramah tamah ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesolidan tim MGMP SKI se-DIY. Selanjutnya, Berdasarkan kesepakatan bersama, pertemuan rutin selanjutnya akan diselenggarakan di MAN 2 Sleman pada bulan Mei 2026, yang juga akan merangkaikan agenda Workshop KBC jilid berikutnya. (Indra Ristanta)



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp