Tak Terlewatkan, MAN 2 Yogyakarta Hadirkan Kepedulian melalui CKG Susulan

Foto pelaksanaan CKG susulan di Aula Lantai3

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Kepedulian terhadap kesehatan siswa tidak berhenti pada satu kali pemeriksaan. Selasa (27/10/2026), komitmen itulah yang diwujudkan MAN 2 Yogyakarta melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) susulan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB di Aula Lantai 3. Sebanyak 96 siswa yang belum mengikuti pemeriksaan pada tahap pertama mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda pemeriksaan rutin, melainkan bentuk perhatian madrasah terhadap tumbuh kembang dan kesejahteraan peserta didik. Dengan menggandeng tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngampilan 1, MAN 2 Yogyakarta berupaya memastikan setiap siswa memperoleh layanan kesehatan secara merata tanpa terkecuali. Bagi madrasah, menjaga kesehatan siswa merupakan bagian penting dari ikhtiar menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung prestasi.

Pemeriksaan kesehatan dipimpin oleh dr. Desy Kurniawati bersama tim skrining Puskesmas Ngampilan 1. Melalui layanan ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri. Suasana kegiatan berlangsung dengan pendampingan dan pengaturan pelayanan agar setiap siswa dapat mengikuti tahapan pemeriksaan dengan tertib.

Pelaksanaan CKG susulan ini turut dikoordinasikan oleh Nur Harsih Setyowati, S.Pd., M.M.Pd., selaku Pembina UKS MAN 2 Yogyakarta. Pendampingan tersebut menjadi wujud sinergi antara madrasah dan tenaga kesehatan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan. Tidak hanya memastikan kegiatan berjalan lancar, kehadiran UKS juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap kesehatan perlu tumbuh menjadi kebiasaan, bukan sekadar dilakukan ketika ada pemeriksaan.

Melalui pemeriksaan susulan terhadap 96 siswa ini, MAN 2 Yogyakarta menegaskan bahwa setiap peserta didik berhak mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang setara. Sebab, di balik setiap proses belajar dan pencapaian prestasi, terdapat tubuh yang sehat dan kesiapan fisik yang perlu dijaga. Dari ruang pemeriksaan di Aula Lantai 3, tersampaikan pesan sederhana bahwa tidak boleh ada siswa yang tertinggal dalam mendapatkan perhatian, karena kesehatan adalah investasi bagi masa depan.(har)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp