Tarian Jamu Gendong di Mandaya Islami Competition (MIC) 2026: Simbol Harmoni dan Moderasi Beragama

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Nuansa budaya menyatu erat dengan semangat religiusitas dalam gelaran Mandaya Islami Competition (MIC) yang berlangsung di MAN 2 Yogyakarta, Sabtu (11/04/2026). Perhelatan bergengsi tingkat SMP dan MTs se-DIY serta Jawa Tengah ini menjadi sorotan berkat penampilan memukau Tari Jamu Gendong yang dibawakan sebagai pembuka acara. 

Tarian ini bukan sekadar hiburan, melainkan pesan kuat tentang moderasi beragama. Dengan gerakan yang luwes dan penuh filosofi pengabdian masyarakat, Tari Jamu Gendong merepresentasikan nilai inklusivitas, bahwa kearifan lokal dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai Islami. Penampilan ini menegaskan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang mempererat persaudaraan bangsa.

"MIC bukan hanya ajang adu bakat, tapi wadah untuk menumbuhkan sikap toleran dan cinta budaya sejak dini," jelas Hartiningsih, S.Pd, M.Pd selaku kepala madrasah di sela-sela acara.

Kompetisi tahun ini memperebutkan Piala Gubernur, yang menarik antusiasme ratusan peserta. Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan mellputi Pidato Bahasa Arab, Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ), Nasyit, Tenis Meja, Kaligrafi, dan LKTI.

Kehadiran elemen budaya seperti Tari Jamu Gendong di tengah lomba keagamaan dan olahraga ini membuktikan bahwa MAN 2 Yogyakarta sukses menjadikan MIC 2026 sebagai ruang kreatif yang edukatif sekaligus inspiratif dalam bingkai moderasi. (Leni)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp