Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Momen serah terima jabatan organisasi merupakan momen bersejarah bagi para
purna tugas organisasi, tak terlepas bagi para purna Badan Pengurus Harian
OSIS-MPK Roudhotul Ulum MAN 2 Yogyakarta masa bakti 2025-2026. Senin, (26/10/2026), perasaan haru
karena mengenang perjuangan masa lalu, hampir 2 tahun sudah membaktikan diri
dengan seluruh tenaga dan pikiran untuk kemajuan kegiatan murid MAN 2
Yogyakarta. Segala kenangan, emosi, dedikasi, inovasi, dan semua bentuk relasi
telah dirasakan betul-betul serta menjadi pengalaman yang sangat berharga
dikehidupan yang akan datang. Bagaimana bersikap, menyusun rencana, eksekusi,
penyelesaian masalah, hingga menghadapi hal-hal yang tidak pernah dibayangkan
untuk terjadi, semua telah dilewati bersama-sama.
Perasaan lega dan bahagia, turut menghiasi seisi hati. Bagaimana tawa penuh
dengan kegembiraan menjadi penanda bahwa para purna tugas OSIS-MPK masa bakti
2025-2026 betul-betul menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Tak lupa,
secerca harapan juga turut dihadirkan dipundak para penerusnya. Melihat OSIS-MPK
semakin lebih baik dan berkembang lebih pesat lagi menjadi sesuatu yang sangat
ditunggu. Hingga OSIS-MPK betul-betul menjadi organisasi yangg semakin eksis
dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Namun, kehidupan bukan melulu soal organisasi. Ada cita-cita dan mimpi yang
terus diusahakan. Para purna OSIS-MPK 2025-2026 telah kembali melakukan kelas
intensif menjelang bergulirnya TKA. Hampir 2 bulan sudah, para purna kelas XII
ini bertarung untuk terus mengasah ilmu agar siap menghadapi TKA masing-masing
bidang. Tujuannya hanya satu, berdiri tegak dengan penuh rasa syukur karena
meraih sukses diterima di kampus impian masing-masing. Organisasi hari ini
bukan penghalang untuk meraih kesuksesan. Organisasi hari ini bukan lagi
kumpulan orang-orang yang belum punya gambaran dimasa depan. Organisasi hari
ini, adalah kumpulan orang-orang intelektual yang haus akan kegiatan positif
dan ide kreatif untuk kemajuan lingkungannya. Tugas kita hari ini adalah saling
memberikan ruang untuk senantiasa bertumbuh dan mengembangkan apa yang menjadi
aktualisasi diri serta terus membimbing agar apa yang dilakukan tidak melanggar
norma agama bangsa dan negara.(run)