Testimoni Alumni Lintas Generasi Menguatkan Posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai Madrasah Multi Tipologi Pilihan Utama

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta)  — MAN 2 Yogyakarta kembali menegaskan eksistensinya sebagai madrasah unggulan nasional melalui testimoni alumni lintas generasi yang menyoroti kualitas pendidikan, fasilitas, serta pendekatan pembelajaran berbasis kebutuhan peserta didik. Predikat sebagai madrasah multi tipologi dinilai mampu menjawab tantangan pendidikan modern yang menuntut diferensiasi berbasis bakat, minat, dan kompetensi.

Perwakilan dari beberapa alumni pada angkatan berbeda berikan testimoni saat perhelatan halal bihalal lintas generasi pada Kamis (26/03/2026) di masjid lantai 1 MAN 2 Yogyakarta. Alumni dari berbagai angkatan, mulai tahun 1982 hingga 2024, hadir dalam suasana hangat.

Ening Yuni SA sebagai alumni, didampingi Ketua Alumni Mandaya Dyah Estuti Tri Hartini, mengungkapkan rasa bangganya terhadap capaian MAN 2 Yogyakarta yang terus menorehkan prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Ia menilai konsep madrasah multi tipologi yang diterapkan menjadi kekuatan utama dalam menjawab kebutuhan pendidikan masa kini. Dengan pendekatan berbasis bakat, minat, kompetensi, serta kebutuhan peserta didik yang beragam, madrasah mampu memberikan ruang tumbuh yang optimal bagi setiap individu. Menurutnya, pelayanan terbaik yang konsisten juga menjadi faktor penting, yang dibuktikan dengan diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2026.

Senada dengan itu, Febra Udha Eka Listiyana menyampaikan harapannya agar almamaternya terus menorehkan prestasi di berbagai bidang. Ia menilai MAN 2 Yogyakarta telah menunjukkan konsistensi sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing. “Saya berharap madrasah ini terus mengukir prestasi dan menjadi kebanggaan bagi peserta didik maupun alumni,” ujarnya saat . 

Ahmad Afandi menyoroti kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah. Ia menilai fasilitas yang tersedia sangat representatif dan didukung pelayanan prima. “Sarana prasarana sangat lengkap, fasilitas modern, serta pelayanan yang optimal menjadikan MAN 2 Yogyakarta sebagai tempat belajar yang sangat layak dan nyaman,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Muhammad Khosim yang menegaskan bahwa konsep madrasah multi tipologi menjadi kekuatan utama. Pendekatan ini memungkinkan peserta didik berkembang sesuai potensi masing-masing melalui sistem pembelajaran yang berbasis kebutuhan, bakat, minat, kompetensi, serta diferensiasi program. Model ini dinilai relevan dalam mencetak lulusan yang adaptif dan kompetitif di berbagai bidang.

Sementara itu, Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Gelombang I Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka sejak 25 Maret 2026. Proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman resmi madrasah https://pmbm.man2yogyakarta.sch.id/, mulai pukul 07.00 s.d 21.00 WIB. PMBM MAN 2 Yogyakarta membuka akses luas bagi calon peserta didik dari seluruh Indonesia. Tahun ini, enam jalur unggulan disiapkan, yakni Asrama, Tahfidz, Kelas Khusus Olahraga (KKO), Akademik/Olimpiade/Riset, Keterampilan Broadcasting dan Multimedia, serta jalur Afirmasi dengan kuota terbatas.

Keunggulan MAN 2 Yogyakarta semakin diperkuat dengan capaian prestasi yang konsisten. Tercatat sebanyak 429 prestasi telah diraih, termasuk medali perunggu pada ajang OLGENAS International Geolympiad serta Honorable Mention Olimpiade Sains Nasional bidang Geografi. Di bidang akademik, lebih dari 93 persen peserta didik meraih predikat Istimewa pada Tes Kompetensi Akademik Bahasa Indonesia.

Dalam bidang riset, madrasah telah menghasilkan 168 karya ilmiah hingga akhir 2025, dengan puluhan di antaranya menembus ajang kompetisi tingkat nasional dan internasional. Penguatan karakter juga diwujudkan melalui program tahfidz dan asrama, termasuk apresiasi kepada 188 peserta didik atas capaian hafalan Al-Qur’an.

Di sektor non-akademik, jalur KKO mencatat prestasi hingga tingkat internasional, sementara program Broadcasting dan Multimedia menjadi wadah pengembangan kreativitas digital peserta didik. Adapun jalur Afirmasi hadir sebagai bentuk komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan inklusif dan berkeadilan.

Kepala madrasah, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa seluruh program dirancang untuk membentuk generasi unggul secara utuh. “Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berintegritas,” ujarnya.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan akuntabel, serta dukungan fasilitas dan program unggulan, MAN 2 Yogyakarta semakin mengukuhkan diri sebagai madrasah representatif dan pilihan utama masyarakat dalam melanjutkan pendidikan. Tingginya animo pendaftar dari berbagai daerah menjadi indikator kuat bahwa madrasah ini terus dipercaya sebagai pusat pendidikan berkualitas di tingkat nasional. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp