Tujuh Even Bergengsi dalam Genggaman, Riset MAN 2 Yogyakarta Tembus Panggung Nasional dan Global


Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Pembinaan riset di MAN 2 Yogyakarta menunjukkan hasil yang membanggakan. Hingga Desember 2025, madrasah ini telah menghasilkan 168 karya ilmiah dari berbagai bidang, mulai sains, sosial, ekonomi, teknologi, hingga keagamaan. Dalam dua tahun terakhir saja, lebih dari 60 karya riset lahir, disertai raihan prestasi tingkat regional, nasional, hingga internasional. Menjadi puluhan finalis di ajang prestisius riset.

Capaian tersebut tidak lepas dari pembinaan yang konsisten dan terarah. Sejak dirintis pada tahun 2020 oleh empat siswa pelopor di tengah keterbatasan fasilitas, riset perlahan tumbuh menjadi budaya akademik. Masa pandemi justru menjadi titik balik, ketika guru dan peserta didik mulai mengembangkan penelitian berbasis lingkungan sekitar dengan semangat belajar dari setiap proses.

Memasuki tahun 2021–2022, riset berkembang menjadi gerakan bersama melalui inovasi Pelajaran Intra Riset serta peningkatan kapasitas guru pembimbing. Pada fase ini, karya-karya MAN 2 Yogyakarta mulai menembus lomba tingkat kota dan provinsi, menandai kebangkitan riset madrasah secara lebih luas.

Di balik capaian gemilang tersebut, terdapat peran penting dua guru pembimbing yang konsisten menyalakan semangat ilmiah peserta didik, yakni Nuning Setianingsih, S.Si., M.Pd. dan Indra, S.Pd, M.Pd. Dengan pendampingan yang intensif, keduanya mengarahkan riset tidak semata berorientasi pada lomba, tetapi juga pada pembentukan cara berpikir kritis, sistematis, dan beretika ilmiah.

Tahun 2023 menjadi masa ujian yang menguatkan karakter peneliti muda. Meski menghadapi kendala teknis dan padatnya aktivitas sekolah, peserta didik belajar bahwa riset adalah proses panjang yang menuntut ketekunan, ketelitian, dan kerja sama, bukan semata mengejar kemenangan.

Puncak produktivitas terjadi pada tahun 2024–2025. Dengan dukungan penuh pimpinan madrasah dan pembenahan fasilitas, karya riset semakin beragam dan berkualitas.

Tujuh kejuaraan nasional terbaru yang digenggam:

Even prestisius LBP raih kejuaraan dengan karya Jalur Kabel Instalasi Panel Surya Melalui Modifikasi Algoritma Kruskal Dan K-Means, Nida Izza Nurussyifa; Inovasi Berbasis Ekofitoremediasi: Pemanfaatan Tanaman Cyperus Rotundus Untuk Menyaring Limbah Cair Industri Batik Yogyakarta, Nida Izza Nurussyifa; Eksplorasi Penggunaan Chatbot Ai Sebagai Dukungan Emosional Sederhana Untuk Mengurangi Kesedihan, Edbek Tata Rahmawati; Pemodelan Rute Distribusi Makanan Bergizi Gratis Untuk Sppg Cangkringan Menggunakan Algoritma Dijkstra Dan Tsp, Natsya Cita Sabiya Budhiarto ;

Even prestisius OMI Kemenag RI; Rekayasa Sistem Filtrasi Limbah Cair Batik Berbasis Biomineral CaCO3 dengan Implemestasi Konsep Khalifah Fil Ardh (Q.S. Al-Baqarah:30), Roselyn, Jihan Amira (OMI), TOBAT: Board Game Augmented Reality sebagai Media Edukasi Berbasis Health Belief Model (HBM) untuk Meningkatkan

Even prestisius PKM Kemenag DIY; Kesadaran Generasi Z Yogyakarta terhadap Bahaya Judi Online, Fathimah Salsabila Aldifa ; Optimalisasi Fotovoltaik Pertanian Padi Ramah Hama Wereng Dan Tikus Sawah Sebagai Pilar Resiliensi Dan Kota Hijau Di Yogyakarta, Tsabita shafa atahardani, Faizah Al Shema (PKM DIY Ekoteologi (PKM DIY Ekoteologi)

Kini, di bawah kepemimpinan Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., riset telah menjadi identitas akademik MAN 2 Yogyakarta. Dengan pendampingan guru pembimbing yang berdedikasi, madrasah ini terus menumbuhkan generasi muda yang kritis, berkarakter, dan siap mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai keimanan dalam karya-karya bermakna. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp