UKS MAN 2 Yogyakarta Jadi Ruang Riset: 76 Siswi Berkontribusi pada Kajian Kesehatan Reproduksi UGM

Foto Penelitian Mahasiswa UGM di MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 2 Yogyakarta tak sekadar menjadi tempat untuk beristirahat ketika tubuh terasa kurang sehat. Senin (24/08/2026), ruang tersebut menjadi bagian dari kegiatan penelitian kesehatan reproduksi yang melibatkan 76 siswi MAN 2 Yogyakarta. Kehadiran para siswi dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa lingkungan madrasah juga dapat menjadi ruang tumbuhnya kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan sejak usia remaja.

Penelitian tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari kajian yang melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan menjadikan siswi sebagai salah satu sumber informasi penting dalam memahami persoalan kesehatan reproduksi remaja. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan penelitian dengan pendampingan dari tim yang terlibat, sehingga proses berlangsung secara terarah dan kondusif. Bagi para siswi, keterlibatan dalam penelitian menjadi pengalaman baru untuk mengenal lebih dekat pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Di balik angka 76 peserta, terdapat cerita tentang remaja yang sedang belajar memahami perubahan tubuh, menjaga kesehatan, dan membangun kebiasaan hidup yang lebih baik. Kegiatan penelitian memberi kesempatan kepada para siswi untuk berpartisipasi dalam proses ilmiah sekaligus menyadari bahwa pengalaman mereka memiliki arti bagi pengembangan pengetahuan di bidang kesehatan. Mereka tidak hanya menjadi peserta penelitian, tetapi juga turut memberikan kontribusi terhadap upaya memahami kebutuhan kesehatan remaja.

Pelaksanaan kegiatan di UKS juga memperlihatkan bagaimana fasilitas kesehatan di madrasah dapat memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar layanan pertolongan pertama. Ruang yang selama ini akrab dengan aktivitas kesehatan warga madrasah tersebut berubah menjadi ruang interaksi antara pendidikan, kesehatan, dan penelitian. Suasana penelitian pun menjadi pengalaman yang mempertemukan dunia pendidikan madrasah dengan dunia akademik dan riset perguruan tinggi.

Bagi MAN 2 Yogyakarta, keterlibatan 76 siswi dalam penelitian kesehatan reproduksi menjadi bagian dari pengalaman pendidikan yang tidak berhenti di dalam kelas. Kegiatan ini mengajarkan bahwa pengetahuan dapat tumbuh melalui keberanian untuk terlibat, berbagi pengalaman, dan berkontribusi pada penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Dari ruang UKS, para siswi belajar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya persoalan pribadi, melainkan juga bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang lebih sadar, sehat, dan berdaya.(har)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp