Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, guru
fiqih MAN 2 Yogyakarta melakukan proses mentoring melalui kegiatan pengembangan
kompetensi berbasis teknologi. Senin (09/03/2026), salah satu langkah strategis
tersebut diwujudkan dalam tahap persiapan pelatihan penyusunan e-modul.
Pelatihan tersebut terbingkai dalam
kegiatan Bimtek Penyusunan E-Modul Angkatan IV.
Upaya peningkatan kualitas pembelajaran terus dilakukan oleh guru mata
pelajaran Fiqih melalui kegiatan pengembangan kompetensi berbasis teknologi.
Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dalam tahap persiapan
pelatihan penyusunan e-modul yang diselenggarakan oleh BDK Semarang. Pelatihan ini
dilakukan secara daring dengan e-learning ”BLC”.
Untuk memastikan kualitas dan arah pengembangan yang tepat, peserta dari
MAN 2 Yoogyakarta melakukan koordinasi intensif dengan mentor, yaitu Nuning
Setianingsih, S.Si., M.Pd. Beliau merupakan alumni peserta Bimtek Penyusunan
E-Modul Angkatan V periode 3 yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi
dalam pengembangan e-modul pembelajaran. Diskusi yang dilakukan mencakup
berbagai aspek, mulai dari struktur e-modul, strategi penyajian materi, hingga
teknik evaluasi pembelajaran berbasis digital.
Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik
dalam implementasi e-modul di kelas. Tahap persiapan ini diharapkan menjadi
fondasi kuat bagi pelaksanaan pelatihan selanjutnya, sehingga para guru Fiqih
mampu menghasilkan e-modul yang inovatif dan berdampak nyata terhadap
peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan adanya kolaborasi antara guru dan
mentor, transformasi pembelajaran berbasis digital diharapkan dapat berjalan
lebih optimal dan berkelanjutan.(cio)
Berikan Komentar