Zaura Avicenna Ma’suma Memetik Pesan tentang Keunikan dan Kecantikan Perempuan dalam Puisi Gendis di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Zaura Avicenna Ma’suma Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Setiap Perempuan memiliki kecantikan dan keunikan yang menjadikannya istimewa. Namun, terkadang seseorang terlalu sibuk memandang kekurangan dirinya hingga lupa menyadari kelebihan yang telah dianugerahkan Allah Swt. Pesan penuh makna tersebut menjadi refleksi dalam ulasan puisi Gendis karya Sapardi Djoko Damono oleh Zaura Avicenna Ma’suma, siswi kelas X H, dalam kegiatan Baca Balik Cerita (Calita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Rabu (14/10/2026), pukul 15.30 WIB. Bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A. Md., Zaura mengulas buku Perihal Gendis karya Sapardi Djoko Damono. Ia tertarik pada salah satu puisi berjudul Gendis yang mengangkat refleksi tentang perempuan dan cara mereka memandang diri sendiri.

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Setiap Perempuan memiliki kecantikan dan keunikan yang menjadikannya istimewa. Namun, terkadang seseorang terlalu sibuk memandang kekurangan dirinya hingga lupa menyadari kelebihan yang telah dianugerahkan Allah Swt. Pesan penuh makna tersebut menjadi refleksi dalam ulasan puisi Gendis karya Sapardi Djoko Damono oleh Zaura Avicenna Ma’suma, siswi kelas X H, dalam kegiatan Baca Balik Cerita (Calita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Rabu (14/10/2026), pukul 15.30 WIB.

Bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A. Md., Zaura mengulas buku Perihal Gendis karya Sapardi Djoko Damono. Ia tertarik pada salah satu puisi berjudul Gendis yang mengangkat refleksi tentang perempuan dan cara mereka memandang diri sendiri.

Menurut Zaura, puisi tersebut menggambarkan perempuan yang sesungguhnya memiliki kecantikan dan kelebihan masing-masing, tetapi terkadang tidak menyadari keistimewaan yang ada dalam dirinya. Alih-alih menghargai kelebihan tersebut, sebagian perempuan justru lebih berfokus pada kekurangan yang mereka miliki.

Zaura mengungkapkan bahwa membaca puisi Gendis merupakan pengalaman yang menarik. Melalui puisi tersebut,Iia memperoleh sudut pandang baru tentang pentingnya mengenali dan menghargai diri sendiri.

Pesan moral yang dipetik Zaura dari puisi tersebut adalah bahwa setiap perempuan diciptakan Allah Swt. dengan kecantikan, kelebihan, dan keunikan masing-masing. Oleh karena itu, perempuan hendaknya belajar menerima diri sendiri, mensyukuri anugerah yang diberikan Allah, serta tidak terus-menerus membandingkan dirinya dengan orang lain.

Kegiatan Calita(Baca,Balik,Cerita) menjadi salah satu upaya Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan siswa. Melalui kegiatan membaca dan mengulas buku, siswa tidak hanya diajak memahami isi bacaan, tetapi juga menggali nilai-nilai kehidupan yang dapat diterapkan dalam keseharian.

Melalui ulasan Zaura, puisi Gendis mengingatkan bahwa kecantikan tidak semata-mata tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang keberanian menerima diri, menghargai keunikan, dan mensyukuri setiap kelebihan yang telah dianugerahkan Allah Swt.

Dengan semangat Baca Balik Cerita (Calita), Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus mendorong siswa untuk menjadikan buku sebagai jendela pengetahuan, ruang refleksi, sekaligus sumber inspirasi untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan percaya diri (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp