Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Ananta Agam Kelas Khusus Olah Raga (KKO) MAN 2 Yogyakarta,
digaet Persija Jakarta. Klub besar profesional. Prestasi yang sangat
membanggakan yang diraih dengan tidak mudah. Butuh proses panjang, gigih,
disiplin berlatih, mental baja, dengan kompetitor talenta-talenta sepak bola
dari berbagai daerah seluruh Indonesia.
Sebelumnya
Ananta Agam Saputra dipanggil PSSI untuk ikuti
seleksi Tim Nasional Sepak Bola U-16 Putra Indonesia. Seleksi ini untuk
menghadapi Turnamen ASEAN U-16 Boys,Ao Champoinship 2024 dan AFC-17 Asian Cup
2025. Seleksi dilaksanakan 18 Februari s.d 28 Februari 2024 di Jakarta.
Ananta Agam Saputra salah satu pemain yang memperkuat Mataram FC bersama teman lainnya menembus babak delapan besar putaran nasional Piala Suratin U-15. Dengan sepak terjang raihan prestasi ini, PSSI memanggilnya dengan surat resmi bernomor 604/PGD/78/II-2024 tertanggal 12 februari yang ditandatangani Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
Tak
ayal lagi dengan segudang prestasi di bidang sepak bola, Anata Agam digaet klub
besar nasional, Persija Jakarta. Kebanggaan dirasakan ke dua orang tua dan segenap
civitas akademika MAN 2 Yogyakarta.
Putra dari Nuryanto dan Ari Astuti bertekad untuk wujudkan impiannya menjadi pemain nasional dan berlaga di kancah internasional. Singgih Sampurno, S.Pd, M.A selaku Kepala Madrasah berikan apresiasi tinggi. Momentum untuk menjadi pemain profesional yang nantinya mengharumkan Persija khususnya, dan berkontribusi pada bangsa dan negara melalui prestasi di bidang sepak bola.
“Kami
berharap Agam bisa naik ke level profesional. Alhamdulillah bersyukur, dengan
bergabung di Persija, Agam dapat melatih mental, mandiri dan terbangun jiwa
kompetitif untuk bersaing dengan talenta-talenta sepak bola luar daerah dari
seluruh Indonesia. Agam mempersiapkan diri dengan berlatih disiplin Coach
San-San, Gym, lapangan, meningkatkan stre’eng serta perfoma,” jelas Nuryanto,
ayah Agam
Agam
sampaikan harapannya, “saya akan lakukan yang terbaik selama bergabung di
Persija. Tentu banyak tantangan yang tidak mudah yang akan dihadapi. Dengan senantiasa
gigih dan semangat, cita-cita untuk menjadi pemain yang dapat dihandalkan, akan
terwujud. Saya berterima kasih atas kesempatan dan peluang yang diberikan MAN 2
Yogyakarta, sehingga dapat mengikuti seluruh proses.”
Ucapan
terima kasih dari Nuryanto, ayah Agam kepada segenap civitas akademika MAN 2
Yogyakarta, dukungan dan doa terus diharapkan untuk anaknya. (pusp)
Berikan Komentar