Bara Kompetisi Profesional Menyala di Madrasah: Riries Sundah Motivasi Tim Futsal MAN 2 Yogyakarta

Foto saat Riries Caesariana Sundah Motivasi Tim Futsal MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat kompetisi terasa semakin membara di MAN 2 Yogyakarta ketika Riries Caesariana Sundah, S.Pd., guru PJOK sekaligus atlet profesional Woman Professional Futsal League, hadir memberikan motivasi kepada tim futsal madrasah. Jum’at (07/08/2026), kehadiran Riries bukan sekadar sebagai guru dan pendamping, tetapi juga sebagai sosok yang membawa pengalaman nyata dari dunia futsal profesional ke tengah para pemain muda. Melalui sosialisasi Futsal Series Yogyakarta, para pemain mendapatkan suntikan energi untuk terus berlatih, berani bermimpi, dan menikmati setiap proses perjuangan di lapangan.

Di hadapan tim futsal MAN 2 Yogyakarta, Riries berbagi pengalaman tentang bagaimana dunia kompetisi menuntut kedisiplinan, kerja keras, kekompakan, dan mental yang kuat. ”Teruntuk Tim Futsal MANDAYA untuk tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun karakter melalui setiap latihan, pertandingan, kekalahan, maupun keberhasilan. Semoga ini bisa dijadikan pengingat bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Sosialisasi Futsal Series Yogyakarta pun menjadi ruang bagi para pemain untuk mengenal lebih dekat atmosfer kompetisi yang dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai atlet muda. Riries memberikan dorongan agar para pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman, serta membangun keberanian menghadapi lawan-lawan dari berbagai tim. Bagi para siswa, pengalaman bertemu dengan atlet yang juga berprofesi sebagai guru menjadi motivasi tersendiri bahwa dunia pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan untuk membentuk pribadi yang unggul.

Semangat Riries turut menghidupkan suasana latihan tim futsal MAN 2 Yogyakarta yang tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kompetisi pada tahun 2026. Para pemain didorong untuk saling mendukung, menjaga komunikasi, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar menjadi tim yang lebih matang. Lebih dari sekadar mengejar skor di papan pertandingan, mereka diajak membawa nama baik madrasah dengan menunjukkan sikap sportif, disiplin, dan pantang menyerah.

Bara kompetisi yang dinyalakan Riries diharapkan terus terjaga dalam perjalanan tim futsal MAN 2 Yogyakarta. Dukungan dari guru, pengalaman atlet profesional, dan semangat para siswa menjadi perpaduan yang dapat menumbuhkan kepercayaan diri sekaligus memperkuat budaya berprestasi di madrasah. Dari lapangan futsal, para pemain belajar bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang mencetak gol, tetapi juga tentang keberanian bermimpi, kesediaan berproses, dan keteguhan untuk terus bangkit setiap kali menghadapi tantangan.(cio)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp