Dua Medali Emas Nasional dan Satu Medali Perak Adinda Dwi Laelani, Bintang Cemerlang dari MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta), — Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh Adinda Dwi Laelani, siswi MAN 2 Yogyakarta, yang berhasil memborong dua medali emas dan satu medali perak tingkat nasional dalam waktu hampir bersamaan. Adinda membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam satu bidang, melainkan mampu bersinar dalam sains, bahasa, dan penalaran ilmiah, meskipun seluruh kompetisi dilaksanakan secara daring (online).

Dalam ajang bergengsi Indonesian Future Scientists Olympics (IFSO) ke-4 yang merupakan bagian dari Indonesian Youth Festival (IYFEST) 2025, Adinda sukses menyabet medali emas di bidang Biologi. Kompetisi ini digelar secara daring pada tanggal 2–3 Agustus 2025, dan diikuti oleh pelajar SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia.

Melalui kerja keras dan kecermatan tinggi, Adinda dinobatkan sebagai Pemenang Tingkat Nasional dan menerima piagam penghargaan resmi, yang dikeluarkan oleh Festival Pemuda Indonesia di bawah naungan Yayasan Berlian Hati Mulia.

Tak cukup hanya di bidang Biologi, Adinda juga menorehkan prestasi emas dalam ajang Olimpiade Penalaran dan Sains Nasional (OPSI) 2025 untuk bidang Matematika, yang diselenggarakan oleh PINAS. Dengan kemampuan logika dan numerik yang tajam, Adinda berhasil menjadi salah satu peserta terbaik nasional, sekaligus menerima piagam serta medali perak.

Ajang OPSI ini menjadi pembuktian bahwa Adinda tidak hanya memiliki kecakapan dalam ilmu hayat, tapi juga keunggulan luar biasa di ranah penalaran dan hitung matematis.

Dalam ajang yang sama, IYFEST 2025, Adinda turut meraih medali emas bidang Bahasa Arab, dan menduduki peringkat 8 nasional pada kategori tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Adinda adalah pelajar multidimensi yang mampu menyeimbangkan kecerdasan sains dengan kemampuan kebahasaan yang unggul. (pusp)

Piagam resmi dari bidang ini menegaskan bahwa keahlian Bahasa Arab yang dikuasainya bukan hanya hasil hafalan, tetapi juga pemahaman yang mendalam terhadap struktur dan konteks bahasa, keunggulan yang sangat dihargai dalam ajang nasional.

Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd saat didampingi Koordinator Akademik Nur Khasanah, S.Pd, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswinya.

"Adinda adalah sosok siswa Mandaya sejati: Mandiri, Berdaya Saing, Berintegritas, dan Berbudaya. Prestasinya dalam tiga bidang sekaligus, dalam format kompetisi daring, sungguh membanggakan dan menginspirasi banyak pihak," ujar beliau.

Lebih dari sekadar pemenang lomba, Adinda menjadi simbol kekuatan tekad dan konsistensi. Ia membuktikan bahwa keterbatasan fisik ruang tak pernah membatasi prestasi. Dari balik layar gawai, ia menjelma menjadi juara sejati yang mengharumkan nama madrasah, kota, dan provinsi. Tiga medali emas untuk satu semangat juang luar biasa.

 


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp