Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Inovasi pembelajaran berbasis
kearifan lokal kembali dikembangkan oleh siswa MAN 2 Yogyakarta melalui karya
riset berjudul “Inovasi EDWAQUEST. Kamis (01/10/2026), novasi ini sebagai Media
Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Serat Wedhatama. Karya tersebut disusun
untuk diajukan dalam Kompetisi Riset Madrasah sekota Yogyakarta dan
diikutsertakan dalam Lomba Penelitian Karya Muda (PKM) tingkat Kota Yogyakarta.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi
terhadap kreativitas dan keberanian siswa dalam mengangkat kearifan lokal
menjadi bagian dari inovasi pendidikan. ”Kegiatan penelitian menjadi sarana
penting bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan
inovatif sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap budaya bangsa. Melalui
EDWAQUEST, siswa MAN 2 Yogyakarta kembali menunjukkan bahwa penelitian dapat
menjadi ruang untuk mempertemukan teknologi, pendidikan, budaya, dan
pembentukan karakter,” jelasnya.
Penelitian ini dikembangkan oleh dua siswa MAN 2 Yogyakarta, yaitu Naurah
Sa’adah Ramadhani Riekhaa kelas XI B dan
Atha Fairuz Salsabila Widayat kelas XI G
di bawah bimbingan Indra Dwi Suryanto, M.Engg. dan Nuning Setianingsih, S.Si.,
M.Pd. Bagi Naurah dan Atha, pengembangan EDWAQUEST menjadi pengalaman penting
dalam mengasah kemampuan mereka dalam melakukan penelitian sekaligus
menghasilkan inovasi pembelajaran yang memiliki nilai edukatif dan budaya. Kehadiran
karya tersebut dalam Lomba PKM tingkat Kota Yogyakarta menunjukkan komitmen
siswa MAN 2 Yogyakarta untuk terus mengembangkan penelitian yang tidak hanya
berorientasi pada inovasi, tetapi juga mampu mengangkat potensi budaya dan
nilai-nilai karakter.(nng)
Berikan Komentar