Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat kompetisi akademik kembali
bergelora ketika murid MAN 2 Yogyakarta mengikuti Olimpiade Sains Nasional
Tingkat Provinsi (OSN-P) Tahun 2026 cabang Kebumian. Selasa (28/7/2026), kegiatan
berlangsung di Laboratorium Teknologi Informasi SMA Negeri 2 Yogyakarta sebagai
lokasi resmi pelaksanaan kompetisi tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada ajang bergengsi tersebut, Sadira Putri Ramaniya dari kelas XI C tampil
sebagai satu-satunya wakil MAN 2 Yogyakarta di bidang Kebumian.
Keikutsertaan Sadira merupakan buah dari keberhasilannya menembus seleksi
Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Tahun 2026, sehingga berhak
melaju ke jenjang provinsi. OSN-P tahun ini mempertandingkan sembilan cabang
ilmu, yaitu Fisika, Matematika, Informatika, Kebumian, Biologi, Astronomi,
Kimia, Geografi, dan Ekonomi. Kesempatan tersebut menjadi langkah penting bagi
Sadira untuk mengharumkan nama madrasah sekaligus membuka peluang menuju
kompetisi tingkat nasional.
Selama kompetisi, peserta mengerjakan sebanyak 50 butir soal yang mencakup
materi Geologi, Oseanografi, Meteorologi, dan Sains Keplanetan. Seluruh
rangkaian ujian berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 08.00 hingga 11.00
WIB, dengan suasana yang tertib, fokus, dan penuh konsentrasi. Pendampingan
dari guru pembina turut memastikan peserta dapat mengikuti seluruh tahapan
lomba dengan optimal sesuai ketentuan panitia.
Guru pembimbing, Heri Jatmiko, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas
kesiapan Sadira menghadapi kompetisi tersebut. "Persiapan Mbak Sadira
sudah maksimal untuk menyambut kompetisi ini, semoga nanti diharapkan akan
memperoleh hasil yang maksimal juga, yaitu lolos tingkat nasional,
semoga," ungkapnya penuh harap. Dukungan tersebut menjadi suntikan
motivasi agar Sadira mampu menampilkan performa terbaik dalam persaingan
tingkat provinsi.
Keikutsertaan Sadira menjadi catatan membanggakan karena ia merupakan
satu-satunya perwakilan MAN 2 Yogyakarta pada OSN-P cabang Kebumian Tahun 2026.
Kehadiran wakil tunggal ini mencerminkan semangat pantang menyerah dan komitmen
madrasah dalam membina talenta sains yang berdaya saing. Besar harapan pada
tahun-tahun mendatang semakin banyak murid MAN 2 Yogyakarta yang mampu menembus
OSN-P bahkan melaju hingga tingkat nasional.(cio)
Berikan Komentar