MAN 2 Yogyakarta Ikuti Sosialisasi Pembelajaran Bahasa Jepang di Kanwil Kemenag DIY

Yogyakarta (MAN2YK) – Bertempat di aula lantai 3 Kanwil Kemenag DIY, acara kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Bahasa Jepang oleh The Japan Foundation dibuka oleh Kabid Dikmad Abd. Su’ud, M.S.I Rabu, 25 September 2024.

Dipandu oleh MC Fahrudin, M.A sambutan pertama disampaikan oleh Asisten Direktur The Japan Foundation Mr. Yamazaki Takaya. Dalam sambutannya Yamazaki menyampaikan bahwa berdasarkan survey The Japan Foundation tahun 2021 Indonesia menduduki peringkat kedua untuk pemelajar Bahasa Jepang sedunia setelah China. Dan Indonesia berada di peringkat pertama untuk pemelajar di tingkat pendidikan menengah. Hal ini menjadi stimulasi tersendiri bagi The Japan Foundation untuk lebih memberikan dukungan bagi perkembangan pembelajaran Bahasa Jepang di Indonesia.


Menanggapi sambutan Yamazaki, Kabid Su’ud menyambut baik kegiatan ini dan akan berupaya untuk memberikan ruang serta mendukung perkembangan pembelajaran Bahasa Jepang di lingkungan madrasah.

Bersama dengan 3 staff The Japan Foundation yaitu Ms. Octavia, Ms. Wanna dan Ms. Anggia acara berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Dalam paparannya Ms. Octavia menyampaikan beberapa manfaat belajar Bahasa Jepang bagi siswa diantaranya adalah terbukanya kesempatan untuk melanjutkan studi maupun berkarier di Jepang. Keberadaan The Japan Foundation sebagai lembaga yang menjalankan program kemitraan dengan organisasi lain di dalam dan di luar Jepang dengan fokus pada Seni dan Pertukaran Budaya, Pendidikan Bahasa Jepang, Studi Jepang dan Pertukaran Intelektual diharapkan mampu memberikan dukungan untuk perkembangan pembelajaran Bahasa Jepang.


Diselingi Ice Break yang dipandu oleh Ms. Wanna seluruh peserta berjumlah kurang lebih 55 perwakilan dari berbagai madrasah di DIY diajak bermain Jan Ken Pon yaitu seni Hompimpa ala Jepang bertanding melawan Mr. Yamazaki dan salah satu peserta yang berhasil bertahan sampai akhir mendapatkan bingkisan kenang-kenanangan dari The Japan Foundation.

Dilanjutkan sesi diskusi yang dipandu oleh Ms.Anggia peserta antusias untuk menyampaikan pertanyaan seputar berbagai macam program yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation. Salah satunya adalah program Nihongo Partner yaitu Program pengiriman warga Jepang terutama ke sekolah menengah di negara-negara ASEAN dan Asia dalam rangka mendukung guru Bahasa Jepang lokal dan siswa.


Turut hadir sebagai peserta Waka Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Fajar Basuki Rahmad, S.Ag dan juga Guru Bahasa Jepang Diah Wijiastuti, S.S. MAN 2 Yogyakarta merupakan satu-satunya madrasah di kota Yogyakarta yang penyelenggara pembelajaran Bahasa Jepang, Sementara itu MAN 3 Bantul juga menjadi satu-satunya madrasah yang menyelenggarakan pembelajaran Bahasa Jepang di Bantul.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, dan berharap makin banyak madrasah yang menyelenggarakan kegiatan pembelajaran Bahasa Jepang. Tidak hanya belajar Bahasa, MGMP Bahasa Jepang DIY juga sering mengadakan kegiatan untuk guru maupun siswa untuk menjadi wadah kreatifitas Mulai dari adanya berbagai lomba untuk siswa, festival budaya Jepang dan juga kegiatan workshop bagi guru bahasa Jepang dengan menghadirkan narasumber Native Speaker dari Jepang,” ujar Diah. Ditambahkan pula bahwa berkat mengajar bahasa Jepang Diah berkesempatan untuk mengikuti pelatihan guru Bahasa Jepang di Urawa, Saitama,  Jepang (2011) dan menjadi peserta Japanese Speakers’ Forum (2017). (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp