Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Madrasah MAN 2
Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan mengikuti Kompetisi
Booth UMKM yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamis (22/08/2024), pameran tersebut berlokasi
Rocket Convention Hall Yogyakarta dan dimulai pukul 07.30 – 13.00 WIB. Dalam
pameran tersebut, MAN 2 Yogyakarta memamerkan dua produk unggulannya, yaitu
"Mbatik Kit" dan "Crofay
Crochet," yang berhasil menarik perhatian para pengunjung.
Mbatik Kit
merupakan produk edukatif inovatif yang dirancang oleh Genis Sekar Pinilih
(kelas XI-H) dan Viola Anjani (kelas XI SKS).produk ini bertujuan untuk
memperkenalkan dan mengajarkan seni membatik kepada masyarakat, khususnya
generasi muda. Paket ini berisi alat dan bahan lengkap untuk membatik, termasuk
kain, canting, lilin, dan pewarna, disertai panduan langkah demi langkah yang
memudahkan siapa saja untuk mencoba membatik. Produk ini tidak hanya
mengedukasi, tetapi juga berperan dalam melestarikan budaya batik sebagai
warisan bangsa.
Sementara
itu, Crofay Crochet by Faizah Yasmin (XII-H) adalah koleksi
kerajinan tangan berupa aksesori dan dekorasi yang terbuat dari benang rajut.
Produk ini menampilkan berbagai macam barang kreatif seperti tas, dompet,
hiasan dinding, dan lain-lain. Dengan desain yang unik dan penuh warna, Crofay
Crochet menjadi daya tarik tersendiri di booth MAN 2 Yogyakarta. Produk ini
mencerminkan keterampilan merajut yang dikembangkan siswa, sekaligus mengusung
prinsip keberlanjutan dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan.
Kompetisi
Booth UMKM yang diadakan oleh OJK ini tidak hanya menjadi ajang bagi para
pelaku usaha kecil dan menengah untuk mempromosikan produk mereka. Tetapi juga
menjadi platform bagi institusi pendidikan untuk menampilkan kreativitas dan
inovasi siswa dalam bidang kewirausahaan. Kompetisi ini dinilai berdasarkan
berbagai aspek, termasuk inovasi produk, presentasi, dan dekorasi booth.
Wakil Kepala
Bidang Kesiswaan MAN 2 Yogyakarta, Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd.,
mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian siswa dalam kompetisi ini.
"Partisipasi siswa kami dalam kompetisi ini merupakan bukti nyata dari
hasil pembelajaran kewirausahaan yang kami terapkan di sekolah. Produk Mbatik
Kit dan Crofay Crochet tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga nilai
edukatif dan ekonomi yang tinggi. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi
motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya," ujarnya.
Mbatik
Kit dan Crofay Crochet tidak hanya mendapatkan apresiasi dari juri, tetapi juga
menarik minat pengunjung yang datang ke pameran. Banyak dari mereka yang
tertarik untuk membeli produk-produk ini, sehingga booth MAN 2 Yogyakarta
menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Dengan keberhasilan ini, MAN 2
Yogyakarta semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak
hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan
kewirausahaan di kalangan siswa.(cio)
Berikan Komentar