Mengaji, Belajar, dan Meraih Cita: Inspirasi dr. Nadia dan Nadifa, S.Ftr., Ftr, Alumni Asrama MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta), - Malam di Masjid MAN 2 Yogyakarta pada Rabu, 6 Agustus 2025 terasa hangat dan penuh semangat. Dalam suasana teduh selepas Magrib, para santri asrama mengikuti kegiatan istimewa bertajuk "Sharing Inspiratif Bersama Alumni Asrama". Acara ini menghadirkan dua sosok inspiratif yang dulu pernah merasakan kerasnya perjuangan di asrama, dan kini sukses meraih gelar membanggakan.

Mereka adalah dr. Nadia Wulandari dan Iklila Millatina Nadifa, S.Ftr., Ftr, dua alumni Asrama MAN 2 Yogyakarta yang kini telah menjadi seorang dokter dan fisioterapis profesional. Keduanya hadir untuk berbagi pengalaman perjuangan mereka selama menempuh pendidikan, sembari tetap menjaga semangat mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

Dalam sharing yang dipandu oleh pengasuh asrama, Puguh Mahardika, S.Pd.I, Nadya dan Iklila, begitu mereka akrab disapa memberikan suntikan semangat yang membekas di hati para santri. Mereka menegaskan bahwa mengaji dan menghafal Al-Qur’an bukanlah hambatan untuk meraih cita-cita, justru menjadi modal spiritual untuk merayu Allah agar dimudahkan dalam setiap langkah perjuangan.

“Banyak rintangan dalam belajar itu adalah hal yang pasti. Tapi jangan jadikan itu alasan untuk menyerah. Semangat, ikhlas, dan tetap fokus adalah kuncinya,” ujar dr. Nadya dengan penuh semangat.

Senada dengan itu, Iklila menambahkan pentingnya memiliki target belajar dan target hafalan. Baginya, kedisiplinan dalam akademik harus sejalan dengan ketekunan dalam ibadah.

“Jangan takut bermimpi besar. Asrama bukan batasan, tapi justru tempat memupuk kekuatan jiwa,” tuturnya mantap.

Kegiatan yang berlangsung pukul 18.00 hingga 19.00 ini menjadi momen refleksi dan motivasi bagi para santri. Selain membangkitkan semangat mengaji, acara ini juga membuktikan bahwa kesungguhan belajar dan spiritualitas yang kuat mampu mengantarkan siapa pun meraih keberhasilan.

Dengan penuh bangga, pengasuh boarding menyampaikan harapannya agar semangat para alumni ini bisa menjadi suluh bagi para santri.

“Mereka bukan hanya sukses secara akademik, tetapi juga spiritual. Semoga ini menjadi bukti bahwa santri MAN 2 Yogyakarta mampu bersaing di dunia nyata dengan tetap memegang nilai-nilai keislaman,” pungkas Puguh Mahardika, S.Pd.I.

Apresiasi juga datang dari Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., yang turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk penguatan karakter santri yang sejalan dengan visi madrasah.

“Kehadiran alumni hebat seperti dr. Nadia dan Iklila membuktikan bahwa karakter unggul, integritas, dan spiritualitas santri MAN 2 Yogyakarta mampu menjadi pondasi untuk meraih cita-cita. Semoga ini menginspirasi para santri untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dan spiritual,” ungkap beliau.

Dengan semangat Mandaya Berdaya, berintegritas, berdaya saing tinggi, dan berbudaya kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan bukanlah milik mereka yang lahir dari kemudahan, tetapi milik mereka yang tak pernah lelah menjaga niat dan berjuang dalam keterbatasan. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp