Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Penerapan sistem multi tipologi pendidikan di MAN 2 Yogyakarta kian menegaskan posisinya sebagai madrasah unggulan yang mampu menyiapkan peserta didik melangkah ke jenjang perguruan tinggi negeri. Keberagaman tipologi pembinaan yang meliputi akademik, olahraga, riset, tahfidz, broadcasting, multimedia, serta peminatan bahasa asing seperti Jerman, Jepang, Inggris, dan Arab, menjadi modal strategis bagi lulusan MAN 2 Yogyakarta untuk bersaing masuk Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Peluang
tersebut semakin menguat saat MAN 2 Yogyakarta melakukan kunjungan akademik ke
MPI UNY. Dalam forum dialog tersebut, UNY menegaskan komitmennya membuka akses
seluas-luasnya bagi lulusan madrasah yang memiliki prestasi dan portofolio
unggul. UNY sendiri merupakan perguruan tinggi yang lahir dari transformasi
IKIP Yogyakarta dan resmi menjadi universitas pada 20 Juni 1996. Dengan
pengalaman panjang sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), UNY
kini tumbuh menjadi kampus komprehensif yang menyediakan program Diploma,
Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, hingga Doktoral, serta dikenal konsisten
menjaga mutu pendidikan.
Kesesuaian
antara tipologi MAN 2 Yogyakarta dan program studi di UNY dinilai sangat kuat.
Tipologi akademik dan riset relevan dengan rumpun Fakultas Ilmu Pendidikan dan
Psikologi, FMIPA, FISHIPOL, hingga Sekolah Pascasarjana. Tipologi olahraga
selaras dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan. Peminatan bahasa asing
menemukan ruang luas di Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya. Sementara itu,
tipologi broadcasting dan multimedia sejalan dengan Ilmu Komunikasi, Teknologi
Informasi, serta program vokasi. Adapun tipologi tahfidz dan peminatan
keagamaan dinilai sangat relevan dengan hadirnya program studi baru Pendidikan
Agama Islam (PAI) di UNY, yang membuka peluang besar bagi lulusan madrasah.
Penegasan
peluang tersebut disampaikan langsung oleh Pranata Humas UNY, Dedi Herdito,
M.M., saat menerima kunjungan MAN 2 Yogyakarta pada kegiatan STARLing. Ia
menyampaikan bahwa calon mahasiswa dari madrasah memiliki kesempatan yang sama
besar untuk diterima di UNY, termasuk melalui jalur prestasi. Bahkan,
menurutnya, calon mahasiswa juga berpeluang memperoleh beasiswa program
pemerintah. “Prestasi minimal juara tiga tingkat kabupaten sudah bisa menjadi
pintu masuk jalur prestasi,” ujarnya secara lugas.
Pernyataan
tersebut menjadi angin segar bagi MAN 2 Yogyakarta, mengingat dalam kurun waktu
satu tahun terakhir madrasah ini berhasil mengantongi lebih dari 414 prestasi
peserta didik di berbagai bidang, mulai dari akademik, olahraga, riset, broadcasting,
multimedia, seni, hingga keagamaan. Capaian tersebut tidak hanya mencerminkan
kualitas pembinaan, tetapi juga memperkuat daya saing lulusan MAN 2 Yogyakarta
dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Kegiatan
Studi Akademik dan Riset Lingkungan (STARLing) yang dilaksanakan pada Senin
(2/2/2026) MAN 2 Yogyakarta didampingi oleh tim guru pendamping yang berperan
aktif dalam membimbing peserta didik dan memastikan ketercapaian tujuan
kegiatan dan program. Guru pendamping tersebut terdiri atas Siti Nur Suciowati,
S.HI selaku Koordinator STARLing, Nurul Zulaeqa, S.Pd., Srimarlina, S.Pd.,
M.A., Indra Ristanta, S.Hum., Fatikah Firda Nandara, S.Pd., serta Dra. Ida
Puspita, M.Pd.Si.
Dengan
pembinaan multi tipologi yang terencana dan sinergi yang semakin kuat dengan
perguruan tinggi, MAN 2 Yogyakarta menegaskan perannya sebagai madrasah yang
tidak hanya menyiapkan kelulusan, tetapi juga membuka jalan nyata bagi peserta
didik untuk duduk di bangku kuliah UNY dan berkontribusi sebagai generasi
intelektual, religius, serta profesional di masa depan. (pusp)
Berikan Komentar