Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Suasana khidmat menyelimuti halaman Balai Kota Yogyakarta saat Kwartir
Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta menggelar Upacara Peringatan
Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-65. Sabtu (29/08/2026), ratusan anggota
Pramuka mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh rasa hormat dan
khidmah, mengenang kembali perjalanan panjang Gerakan Pramuka dalam membentuk
generasi yang tangguh dan berkarakter. Momen tersebut bukan sekadar peringatan
hari jadi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengapresiasi dedikasi para anggota
yang terus menghidupkan semangat kepramukaan melalui pengabdian nyata.
Upacara dipimpin langsung oleh Kak Hasto Wardoyo selaku Pembina Upacara
yang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas berbagai raihan dan capaian
Pramuka Kota Yogyakarta. Ia mengajak seluruh anggota untuk meneruskan semangat
serta perjuangan para pendahulu dengan menghadirkan pengabdian yang nyata di
tengah masyarakat. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil
yang dilakukan dengan ketulusan dapat menjadi bagian penting dalam membangun
generasi muda yang berkarakter dan peduli terhadap sesama.
Sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan prestasi anggota, pada
kesempatan tersebut dilakukan penyematan Lencana Pengabdian dan Penghargaan
Pramuka Teladan dari jenjang Siaga hingga Dewasa. Penghargaan itu menjadi
simbol apresiasi atas proses panjang, kedisiplinan, ketekunan, serta
keteladanan yang telah ditunjukkan para anggota dalam menjalankan nilai-nilai
kepramukaan. Di balik setiap lencana yang tersemat, terdapat cerita tentang
perjuangan, kerja keras, dan kemauan untuk terus memberikan manfaat bagi
lingkungan sekitar.
Kebanggaan tersendiri datang dari Kwartir Ranting (Kwarran) Ngampilan yang
berhasil menorehkan prestasi melalui dua anggota Pramuka Penegak dari pangkalan
MAN 2 Yogyakarta. Ferdiansyah Ageng Pramadana dan Nadha Syafinatun Najjah
berhasil meraih penghargaan Lencana Pramuka Teladan, sebuah pencapaian yang
menjadi kebanggaan bagi madrasah, keluarga, serta lingkungan kepramukaan tempat
keduanya tumbuh dan belajar. Senyum dan kebahagiaan atas penghargaan tersebut
sekaligus menjadi bukti bahwa ketekunan dalam berorganisasi dan mengabdi mampu
melahirkan prestasi yang bermakna.
Penyematan lencana kepada Ferdiansyah dan Nadha diharapkan tidak berhenti
sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi awal dari langkah pengabdian yang
lebih luas. Prestasi keduanya diharapkan mampu menyalakan semangat anggota
Pramuka lainnya, khususnya di wilayah Ngampilan dan Kota Yogyakarta, untuk
berani berkarya, tulus mengabdi, dan konsisten menjadi teladan. Sebab,
sejatinya nilai-nilai Dasa Darma Pramuka tidak hanya dihafalkan, tetapi
diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.(dhe)
Berikan Komentar