Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Nama Sangkakala, siswa kelas 10F MAN 2 Yogyakarta, kini mulai menggema di kancah sepak bola usia muda. Pada ajang Piala Soeratin U17 Asprov PSSI DIY 2025 yang berlangsung di Stadion Handayani, 23 Agustus 2025, ia bersama timnya berhasil meraih Juara 2. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa bakat besar tidak pernah bisa dibungkam, meski lahir dari lingkungan sekolah yang lebih dikenal dengan keunggulan akademik.
Sebagai
salah satu turnamen bergengsi yang melahirkan banyak pemain nasional, Piala
Soeratin bukan sekadar pertandingan, tetapi panggung pembuktian. Sangkakala
tampil dengan dedikasi tinggi, disiplin, serta semangat juang yang membara. Ia
bukan hanya bermain bola, tetapi juga memainkan mimpi—mimpi anak muda yang
ingin menorehkan tinta emas di dunia sepak bola Indonesia.
“Bagi
saya, sepak bola bukan hanya olahraga, tapi bahasa persatuan dan perjuangan.
Saya ingin terus berkembang, membanggakan sekolah, orang tua, dan suatu saat
bisa membela Timnas Indonesia,” ungkap Sangkakala dengan penuh keyakinan.
Prestasi
ini tak lepas dari dukungan lingkungan sekolah. MAN 2 Yogyakarta dikenal
sebagai madrasah yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk
menyalurkan minat dan bakat, baik akademik maupun non-akademik. Keberhasilan
Sangkakala menjadi motivasi bahwa madrasah bukan hanya melahirkan insan cerdas,
tetapi juga talenta-talenta berdaya saing global.
Perjuangan
meraih Juara 2 Piala Soeratin U17 Asprov PSSI DIY 2025 hanyalah langkah awal.
Jalan panjang masih terbentang, dan Sangkakala telah menunjukkan bahwa kerja
keras, doa, serta keyakinan adalah kunci menuju impian besar.
Dengan
torehan prestasi ini, Sangkakala layak disebut sebagai “bintang muda sepak bola
dari madrasah”, yang siap menuliskan kisahnya sendiri di lembaran sejarah
olahraga negeri. (pusp)
Berikan Komentar